Connect With Us

Razia Panti Pijat di Tangsel, 5 Terapis Diamankan

Bastian Putera Muda | Rabu, 16 Juli 2014 | 22:23

Razia Panti Pijat di Tangsel, 5 Terapis Diamankan (Bastian / TangerangNews)

 
TANGSEL-Lima terapis diamankan petugas gabungan dari Pemkot Tangsel. Mereka diamankan lantaran beroperasi di bulan Ramadan. Padahal, Pemkot Tangsel sudah menyebarkan surat edaran yang berisi panti pijat tutup total selama bulan Ramadan.    
 
Berdasarkan pantauan, razia yang digelar Satpol PP dan Kantor Kebudayaan Pariwisata (Budpar) setempat yang dilakukan  disepanjang Jalan Raya Serpong, kawasan ruko Alam Sutera 
dan kawasan pertokoan BSD. 
 
Sasaran petugas gabungan dari Satpol PP dan Kantor Kebudayaan dan Pariwisata yakni rumah makan dan panti pijat. Di kawasan BSD Square, petugas menemukan rumah makan yang sudah buka sejak 09.00 WIB. Petugas langsung memberikan  peringatan terhadap pengelola rumah makan tersebut. Namun, petugas sempat diprotes oleh pengelola kawasan kuliner itu. 
 
"Inikan hanya surat himbauan, jadi boleh dibuka seperti biasa," ungkap, salah seorang management gedung BSD Square, Jepri, Rabu (16/7).
 
Dikawasan tersebut terdapat sejumlah rumah makan cepat saji. Diantaranya, J.co, KFC, solaria serta Papa Ong. 
 "Kalau namanya himbauan tak perlu diikutin kan," katanya. 
 
Protes yang sama datang dari Management Mc Donald Alam Sutera. Pegawai Mc Donald Alam Sutera, Intan mengaku belum menerima surat edaran adanya larangan rumah makan dilarang beroperasi.  
 
"Kita tak terima surat, kita merasa keberatan dengan kehadiran bapak-bapak, karena sangat menggangu operasional kami," ujarnya.
 
Tak kalah keras, Kasatpol PP Azhar Syam'un Rakhmansyah mengancam bakal menutup rumah makan tersebut jika besok masih beroperasi. Ia pun 
 
memerintahkan anak buahnya untuk memonitoring kegiatan yang ada di gedung tersebut di kawasan kuliner dan Mc donalds tersebut. 
 
"Jika besok masih membandel buka, kita akan tutup selama bulan puasa ini," tegasnya.
 
Ditempat berbeda, sejumlah panti pijat yang masih beroperasional digerebeg di pertokoan Alam Sutera dan BSD. Sejumlah lokasi tempat pijat dan refleksiologi disambangi dan masih beroperasi. 
 
Bahkan di panti pijat Bugar Lestari lima yang berlokasi dipertokoan Mall WTC Serpong terapisnya dibawa ke kantor Satpol PP.
 Terapis di Bugar Lestari membantah jika tempat pijatnya buka, namun saat diperiksa kedalam, ada satu pelanggan yang sedang dipijat, dan  terapis tersebut membantah jika itu pelangganya.  Namun itu hanya bosnya yang minta dipijet.
 
"Itu bos saya bukan pelanggan," elak salahseorang terapis.
 
Namun saat didesak, terapis tersebut mengaku kalau itu pelanggan bukan bosnya. Akhirnya lima orang terapis tersebut dibawa ke Satpol PP  untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
 
Kepala Kantor Budpar Kota Tangsel Yanuar mengatakan, puluhan tempat panti pijat tersebut tidak hanya melanggar jam operasional namun juga tidak memiliki izin. 
 
"Kita lakukan razia untuk menciptakan rasa aman di bulan suci ramadan ini," ucapnya. Menurutnya dari ratusan panti pijat dan karaoke, hanya 40 yang memiliki rekomendasi dan izin sisanya belum memiliki.

 "Kita akan monitoring, apakah mereka masih buka untuk panti pijat dan rumah makan yang melanggar jam operasional, kalau masih buka dan melanggar kita akan tutup selama bulan puasa ini," terangnya.
 
BANDARA
Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:15

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperluas fungsi InJourney Airports Learning Center (IALC) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar dapat diakses oleh seluruh pelaku industri aviasi nasional maupun global.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:50

Jajaran Kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya membongkar maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih didominasi oleh modus klasik menggunakan kunci T.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill