Connect With Us

Begini Kalau Tempat Mesum Disulap Jadi Taman Perdamaian

Keating | Minggu, 23 November 2014 | 17:55

Begini Kalau Tempat Mesum Disulap Jadi Taman Perdamaian (keating / TangerangNews)


TANGSEL-Fasilitas umum (fasum) berupa taman di dekat Taman Jajan BSD City selama 20 tahun belakangan ini sering dijadikan tempat mesum. Ya, terbengkalainya fasum yang dicap banyak terjadi aktivitas negatif pada malam hari itu membuat pihak Tangsel Creative Foundation merevitalisasi-nya. Seperti apa revitalisasinya?
 
President Tangsel Creative Foundation, Hilmi Fabeta  mengatakan, taman tersebut tidak hanya berfungsi sebagai taman kota. Taman tersebut, juga memiliki nilai historis sebagai titik nol kilometer, kota baru di Serpong yakni perumahan BSD.

“Kita melakukan perbaikan sebagai fasilitas umum yang layak, seperti tempat rekreasi keluarga, berkumpul komunitas, bersantai dan tempat berekspresi anak muda. Dengan cara kesenian, kami bangun gerbang dan infrastruktur taman lainnya. Dari mulai kegiatan mural atau lukis dinding pada tembok kusam yang ada di sekitar,  hingga ornamen seni lainnya,” ujarnya dalam peresmian Taman Perdamaian oleh Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Sabtu (22/11) lalu.

Menurutnya, pihaknya juga menggandeng Dinas Kebersihan Kota Tangsel. “Kesenian merupakan salah satu cara yang ramah dan menyenangkan untuk mengatasi persoalan tersebut. Selain itu, tujuh tokoh negara dan satu bait puisi karya penyair terkenal Taufik Ismail pun ada dalam prasasti di Taman Perdamaian tersebut,” ujarnya.

“Mereka memberikan partisipasi dalam bentuk karya, misalnya komunitas Bambu menyumbang instalasi bambu, Komunitas Street Art yang bekerja sama dengan kurator seni Korea untuk menghias taman dengan grafiti khas korea,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tangsel, Taher Rochmadi mengatakan, dengan adanya proyek Taman Seni pihaknya berharap taman ini menjadi taman historis yang menyenangkan bagi publik.
 “Dan bisa mengakomodir komunitas-komunitas untuk tempat berkarya dan berekspresi. Selain itu, masyarakat pun harus sadar akan kebersihan dari adanya sebuah taman,” ujarnya.
 
BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

KAB. TANGERANG
Rampungkan Gedung High School di Gading Serpong, MNS Hadirkan Ekosistem Belajar Berstandar Global

Rampungkan Gedung High School di Gading Serpong, MNS Hadirkan Ekosistem Belajar Berstandar Global

Rabu, 16 September 2026 | 22:24

Multimedia Nusantara School (MNS), sekolah berbasis teknologi dan karakter di bawah naungan Yayasan Multimedia Nusantara (YMN) serta Kompas Gramedia Group, resmi menyelesaikan pembangunan struktur utama Gedung High School di kawasan Gading Serpong

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill