Connect With Us

Curi Uang Pedagang Sembako, Mahasiswa Pamulang digebukin Warga

Rony Gatek | Selasa, 20 Januari 2015 | 18:42

Curi Uang Pedagang Sembako, Mahasiswa Pamulang digebukin Warga (Ronny / TangerangNews)

TANGSEL-Seorang Mahasiswa Universitas Pamulang Fakultas Tehnik Informatika, berinisial ,YI, 22, babak belur dipukuli warga lantaran kepergok mencuri uang di sebuah warung sembako di Kelurahan Kedaung , Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Selasa (20/1) .  
 
“Uang saya dicuri Rp575 ribu,”kata Andri, 39, pemilik warung tersebut.
 
Peristiwa itu kata Andri,  berawal saat dirinya tengah tertidur diwarung miliknya. Namun, karena mendengar suara mencurigakan dirinya pun bangun dari tidurnya,  dan benar saja uang yang ada di dalam kotak penyimpanan duit sudah raib.
 
“Pelakunya sudah mau kabur. Terus saya teriakin maling sehingga warga sekitar yang mendengar teriakan itu langsung  menangkap pelaku dan menghajarnya,”ucapnya.
 
Sementara  pengakuan YI, pelaku mengatakan, dirinya terpaksa mencuri lantaran terbelit hutang dengan teman kampusnya.
 
“Saya ditagihin mulu masalah utang sama teman kampus. Akhirnya saya terpaksa lakuin ini,"ujarnya dengan muka penuh penyesalan di Mapolsek Pamulang. 
 
Untuk mempertanggungjawakan atas perbuatanya, YI kini digelandang ke Mapolsek Pamulang, Kota Tangerang Selatan, guna penyelidikan lebih lanjut.
 
BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill