Connect With Us

Ivan Ajie Purwanto Tak Hadir di Visi Misi PKB Tangsel

Erwin Silitonga | Minggu, 14 Juni 2015 | 18:41

Ivan dan Arsid (Dira Derby / TangerangNews)


TANGERANG SELATAN-Salah satu bakal calon wali kota Tangsel  yang dijadwalkan memaparkan visi misi dalam Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ivan Ajie Purwanto, akhirnya membatal untuk hadir karena dirinya sedang ada kegiatan di Surabaya, Jawa Timur.

"Saya masih ada urusan penting di Surabaya yang tidak bisa ditinggalkan. Saya mohon maaf atas ketidakhadiran saya," katanya dalam pesan BBM kepada tangerangnews.com, Minggu (14/6/2015).

Ketidakhadiran anggota DPRD Provinsi Banten ini, dikatakan ketua desk pemenangan Tarmizi akan berdampak pada persoalan penilaian partai. "Kita tidak diskualifikasi Ivan Ajie, karena komitmen kami lima bakal calon mendaftar di PKB semuanya akan rekomendasikan ke DPD untuk diajukan ke DPP," jelasnya.

Diungkapkan Tarmizi, pihaknya memang mendapat permintaan maaf dari Ivan Ajie karena tidak bisa memaparkan visi misi.  "Alasan itu cukup kami maklumi, tapi tetap menjadi penilain dari kader kami nantinya," tandasnya.

BISNIS
Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:41

Promo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Tambah Bantuan Logistik 50 KK Terdampak TPA Cipeucang

Pemkot Tangsel Tambah Bantuan Logistik 50 KK Terdampak TPA Cipeucang

Minggu, 11 Januari 2026 | 10:56

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menambah volume bantuan logistik bagi warga yang tinggal di zona terdampak langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill