Connect With Us

Perwakilan Palestina Sambangi Tangsel

Ray | Jumat, 19 Juni 2015 | 13:36

Perwakilan Palestina Sambangi Tangsel (Ray / TangerangNews)


TANGERANG SELATAN-Untuk membantu rakyat Paleatina yang sedang berperang dengan Israel. Perwakilan Palestina mendatangi masjid Al Barkah, Serpong Utara. Jumat (19/6).

Donasi berupa infaq dan shodaqoh dari rakyat Indonesia bisa menyelamatkan bayi-bayi dan janda-janda korban agresi militer Zionis Yahudi. Selain itu, juga menjadi penyemangat warga Palestina untuk tetap mempertahankan Masjid Al-Aqsa, kiblat pertama ummat Islam dari rongrongan Zionis Yahudi.

Majelis Ulama Palestina, Syaikh Muhammad Salameh, mengatakan leberadaannya di Indonesia untuk mencari donasi bagi rakyatnya.

"Warga Palestina ingin mewakili seluruh ummat Islam di dunia untuk mempertahankan Masjid Al-Aqsa,” ungkapnya.

Menurutnya, bangsa Indonesia telah mengimplementasikan makna ukhuwah (persaudaraan) dalam Al-Quran yaitu Innamal mu’minu ikhwah (sesungguhnya muslim itu bersaudara).
Saat agresi Zionis ke jalur Gaza, warga Jakarta dan ummat Islam daerah lainnya turun ke jalan untuk menyampaikan aksi peduli Palestina.

“Kondisi jalur Gaza sudah berantakan, dan rakyat kami tinggal di kemah-kemah karena rumah mereka hancur. Tepi Barat juga demikian, dan disana berdiri Masjid Al-Aqsa,” ucapnya.

Kata dia, bulan Ramadhan merupakan bulan kepedulian, ketika beramal sholeh berupa infaq maka Allah SWT akan melipatgandakan menjadi 700 kali lipat. ia juga berterima kasih atas penggalangan dana untuk rakyat palestina di bulan Ramadhan ini.

“Terima kasih pemerintah dan rakyat Indonesia yang terus mendukung kemerdekaan Palestina. Kami menyampaikan titip salam dari rakyat Palestina untuk Bangsa Indonesia," katanya.

Ketua Komite Nasional Rakyar Palestina (KNRP) Banteng, Amrozi, mengajak warga Kota Tangsel dan Banten untuk peduli terhadap nasib warga Palestina. Walau di negara Indonesia banyak persoalan tetapi kita jangan sampai melupakan Palestina.

“Kalau bukan Bangsa Indonesia siapa lagi yang akan mendukung kemerdekaan Palestina,” katanya penuh semangat.

Ustadz Amrozi menjelaskan, keberadaan Syaikh Muhammad Salameh di Banten sejak 17 Juni hingga 27 Juni 2015, bersama KNRP Banten akan keliling ke seluruh Kota dan Kabupaten di Banten untuk penggalangan dana bagi Palestina.

“Kalau di Indonesia ada badan penanggulangan bencana (BNPB), sementara di Palestina tidak ada, padahal disana terjadi bencana kemanusiaan,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini terkumpul donasi untuk warga Palestina sebanyak Rp21.564.000, 10 gram emas dan us $20.

KAB. TANGERANG
Antisipasi TPPU, PPATK Awasi MBG Lewat CSR di Sekolah Khusus Tangerang

Antisipasi TPPU, PPATK Awasi MBG Lewat CSR di Sekolah Khusus Tangerang

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana tinjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk peserta didik disabilitas di Sekolah Khusus (SKh) Negeri 01 Kabupaten Tangerang, Kamis 16 Juli 2026.

TANGSEL
Ciri-ciri Terekam CCTV, Dua Pelaku Curanmor Ditangkap saat Papasan dengan Polisi di Ciputat

Ciri-ciri Terekam CCTV, Dua Pelaku Curanmor Ditangkap saat Papasan dengan Polisi di Ciputat

Kamis, 16 Juli 2026 | 12:58

Dua orang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) AM, 32, dan DS, 27, ditangkap aparat Tim Opsnal Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ciputat Timur yang beraksi di wilayah tersebut.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill