Connect With Us

Penertiban Spanduk, Calon Walikota Tangsel: Incumben Juga Dong!

Erwin Silitonga | Minggu, 21 Juni 2015 | 13:37

Peneriban Spanduk calon Wali Kota Tangsel. (Erwin / TangerangNews)




TANGERANG SELATAN-Ratusan spanduk dan banner Calon Wali Kota Tangerang Selatan ditertibkan Satpol PP Kota  Tangsel dalam waktu satu bulan lebih ini. Ya, dalam satu bulan ini Satpol PP Tangsel memang sedang giat-giatnya untuk mencopot spanduk bakal calon wali kota.

Pencopotan dilakukan dengan alasan dapat membuat Kota Tangsel menjadi semerawut dan tidak tertata. Namun aksi Satpol PP tersebut tetap dianggap tak netral oleh calon wali kota.

Salah satu calon wali kota yakni Shaleh MT, dirinya menyatakan, sah-sah saja Satpol PP menertibkan spanduk dirinya, asalkan tidak ada tebang pilih.

"Kalau ditertiban punya saya, punya yang lain juga ditertibkan. Jangan punya saya sendiri yang di tertibkan, incumben juga dong," ungkap mantan Pjs Wali Kota Tangsel periode pertama itu, Minggu (21/6/2015).

Heri Gagarin mengungkapkan hal yang sama, pria yang baru pulang umroh itu menambahkan spanduk yang dicopot masih tebang pilih.

"Coba kita lihat, di jalan-jalan ptotokol masih banyak spanduk yang masih terpasang, itu bagaimana, kalau bisa ditertibkan juga dong,"pintahya.

Senada juga dengan keduanya, Ivan Ajie Purwanto juga mengaku,  dirinya pada dasarnya tidak mempermasalahkan spanduknya dicopot. Namun, hal itu harus didasari rasa keadilan. Artinya, semua spanduk terpasang di pinggir jalan, di pepohonan harus diturunkan semua.

"Jangan yang itu enggak, yang ini copot," pungkasnya.

Sedangkan Arsid menegaskan dirinya tidak pernah mempermasalahkan penertiban spanduk dirinya. Terpenting semua spanduk yang ada bahkan bukan milik para calon walikota harus ditertibkan.

"Katanya menjaga keindahan, jadi tertibkan semua spanduk tanpa kecuali, spanduk bukan punya calon juga menganggu keindahan," tandasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Percepat Penataan Kawasan Pasar Anyar, Pemkot Tangerang Bagikan Kupon Relokasi ke 273 Pedagang

Percepat Penataan Kawasan Pasar Anyar, Pemkot Tangerang Bagikan Kupon Relokasi ke 273 Pedagang

Senin, 2 November 2026 | 18:01

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan langkah jemput bola dengan membagikan kupon lapak relokasi kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beraktivitas di Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani, Kota Tangerang.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill