Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya
Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:06
Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.
TANGERANG SELATAN-Ratusan spanduk dan banner Calon Wali Kota Tangerang Selatan ditertibkan Satpol PP Kota Tangsel dalam waktu satu bulan lebih ini. Ya, dalam satu bulan ini Satpol PP Tangsel memang sedang giat-giatnya untuk mencopot spanduk bakal calon wali kota.
Pencopotan dilakukan dengan alasan dapat membuat Kota Tangsel menjadi semerawut dan tidak tertata. Namun aksi Satpol PP tersebut tetap dianggap tak netral oleh calon wali kota.
Salah satu calon wali kota yakni Shaleh MT, dirinya menyatakan, sah-sah saja Satpol PP menertibkan spanduk dirinya, asalkan tidak ada tebang pilih.
"Kalau ditertiban punya saya, punya yang lain juga ditertibkan. Jangan punya saya sendiri yang di tertibkan, incumben juga dong," ungkap mantan Pjs Wali Kota Tangsel periode pertama itu, Minggu (21/6/2015).
Heri Gagarin mengungkapkan hal yang sama, pria yang baru pulang umroh itu menambahkan spanduk yang dicopot masih tebang pilih.
"Coba kita lihat, di jalan-jalan ptotokol masih banyak spanduk yang masih terpasang, itu bagaimana, kalau bisa ditertibkan juga dong,"pintahya.
Senada juga dengan keduanya, Ivan Ajie Purwanto juga mengaku, dirinya pada dasarnya tidak mempermasalahkan spanduknya dicopot. Namun, hal itu harus didasari rasa keadilan. Artinya, semua spanduk terpasang di pinggir jalan, di pepohonan harus diturunkan semua.
"Jangan yang itu enggak, yang ini copot," pungkasnya.
Sedangkan Arsid menegaskan dirinya tidak pernah mempermasalahkan penertiban spanduk dirinya. Terpenting semua spanduk yang ada bahkan bukan milik para calon walikota harus ditertibkan.
"Katanya menjaga keindahan, jadi tertibkan semua spanduk tanpa kecuali, spanduk bukan punya calon juga menganggu keindahan," tandasnya.
Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews