Connect With Us

Dindik Tangsel Wajibkan Sekolah Pesantren Kilat

Erwin Silitonga | Selasa, 23 Juni 2015 | 17:29

Kepala Dinas Kota Tangsel Mathodah (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)



TANGERANG SELATAN-Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan menginstruksikan kepada seluruh sekolah di Tangsel untuk menyelenggarakan pesantren kilat di bulan suci ramadhan ini.

Kepala Dinas Pendidikan Tangsel Mathoda mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan surat edaran ke sekolah-sekolah berbagai tingkatan untuk menyelenggarakan pesantren kilat saat Ramadan.

" Meski saat ini sudah memasuki masa liburan kenaikan kelas, namun Dinas Pendidikan meminta sekolah untuk tetap mengadakan kegiatan pesantren kilat," ungkapnya saat ditemui di Atria hotel, Selasa (24/6/2015).

Dijelaskan Mathoda penyelenggaraan pesantren kilat dilakukan mengingat libur kenaikan kelas cukup lama.

"Inikan kegiatan keagamaan jadi, para pelajar di Tangsel harus bisa menjalaninya," terangnya.

Dipaparkan Mathoda edaran yang disebar itu dimaksudkan agar pelajar mengisi waktu liburan dengan kegiatan yang positif. Selain itu, pesantren kilat yang digelar juga mendorong percepatan kemampuan baca tulis Alquran di masyarakat.

”Pesantren kilat ini kita harap bisa digelar di berbagai tingkatan, baik SD, SMP ataupun SMA, penyelenggaraannya awal Juli nanti," pungkasnya.

Selain kegiatan keagamaan, dalam surat edaran itu, Dinas Pendidikan Tangsel juga meminta sekolah untuk mensosialisasikan pembayaran zakat fitrah pada siswa. Maksudnya agar siswa juga terbiasa membayar zakat fitrah setiap Ramadan.

”Kegiatan keagamaan ini kan hanya digelar selama lima hari, dan siswa wajib mengikuti. Dan kami meminta seluruh sekolah untuk menggelar kegiatan ini disamping kegiatan penerimaan peserta didik baru,” tandasnya.

BISNIS
Nasabah Wajib Tahu! Ini Aturan dan Etika Debt Collector Tarik Kendaraan

Nasabah Wajib Tahu! Ini Aturan dan Etika Debt Collector Tarik Kendaraan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:01

Aktivitas penagihan utang dalam industri pembiayaan seringkali memicu persoalan di tengah masyarakat. Tak jarang terjadi gesekan ketika ada penarikan paksa kendaraan oleh debt collector (professional collector).

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:16

Berulangnya insiden perundungan yang menimpa pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memicu keprihatinan serius dari jajaran DPR RI.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill