Connect With Us

Ledakan di Mall@Alam Sutera dianggap peringatan buat Polisi Tangerang

Putri Rahmawati | Jumat, 24 Juli 2015 | 13:37

Irman Sugema (Putri Rahmawati / Tangerangnews)

 

TANGERANG SELATAN-Ledakan yang terjadi pada Kamis 9 Juli 2015 di Mall@Alam Sutera dianggap pihak Polresta Tangerang sebagai peringatan untuk meningkatkan keamanan.  Karenanya, Kapolresta Tangerang Kombes Pol  Irman Sugema  memberikan arahan kepada pimpinan mall, hotel, rumah sakit, seluruh Kapolsek dibawah jajarannya terkait antisipasi terorisme. Arahan tersebut disampaikan  di Aula Mall Living world ,  Alam Sutera, Serpong, Kota Tangsel,  Jumat  (24/7/2015).

“Demi meningkatkan keamanan kami perlu melakukan komunikasi rutin oleh para pimpinan pihak terkait,” ujar Kapolresta.

Jika para anggota kepolisian sudah memberikan pemahaman teknis dilapangan kepada para petugas keamanan di sejumlah titik, selanjutnya, pihaknya berkoordinasi dengan menajemen masing-masing lokasi yang rawan akan teror. “Supaya kita saling menganalisa dan mengevaluasi apakah pengamanan dilingkungan masing-masing sudah baik atau tidak," ujarnya.

Kapolresta  mengatakan,  peristiwa beberapa pekan yang lalu terkait adanya ledakan di toilet pria di Mall @Alam Sutera menjadi peringatkan bagi para pihak kepolisian untuk untuk lebih meningkatkan keamanan.

"Sekarang secara umum tempat-tempat publik memang diupayakan supaya dilengkapi dengan sarana yang lebih lengkap lagi agar tempat-tempat publik seperti mall, restoran, hotel, dan lainnya agar lebih aman dan terpantau lagi," lanjut Irman.

Sementara itu, General Manager Mall Living World Rina Nurlina Picauly mengapresiasi adanya kegiatan tersebut. "Ini merupakan program yang bagus, bagi kita selaku pengelola gedung program seperti ini sangat bermanfaat. Sebab, memang meski kita mempunyai satuan keamanan sendiri tentunya tidak sebaik seperti yang dilakukan oleh kepolisian. Terutama saran terkait penambahan kamera CCTV di setiap ruangan juga, akan kami tindak lanjuti secepatnya," ujarnya.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Program MBG Berpotensi Merugi Rp1,27 T Per Pekan Gegara Makanan Terbuang

Program MBG Berpotensi Merugi Rp1,27 T Per Pekan Gegara Makanan Terbuang

Rabu, 25 Februari 2026 | 14:55

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengalami kerugian akibat makanan terbuang mencapai Rp1,27 triliun setiap pekan.

KAB. TANGERANG
Gegara Bakar Sampah, 9 Lapak Rongsokan di Tangerang Ludes Dilalap si Jago Merah

Gegara Bakar Sampah, 9 Lapak Rongsokan di Tangerang Ludes Dilalap si Jago Merah

Rabu, 25 Februari 2026 | 23:57

Sebanyak sembilan lapak barang bekas di Jalan Raya Prancis, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, terbakar hebat, Rabu 25 Februari 2026, malam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill