Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TANGERANG SELATAN-Ledakan yang terjadi pada Kamis 9 Juli 2015 di Mall@Alam Sutera dianggap pihak Polresta Tangerang sebagai peringatan untuk meningkatkan keamanan. Karenanya, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema memberikan arahan kepada pimpinan mall, hotel, rumah sakit, seluruh Kapolsek dibawah jajarannya terkait antisipasi terorisme. Arahan tersebut disampaikan di Aula Mall Living world , Alam Sutera, Serpong, Kota Tangsel, Jumat (24/7/2015).
“Demi meningkatkan keamanan kami perlu melakukan komunikasi rutin oleh para pimpinan pihak terkait,” ujar Kapolresta.
Jika para anggota kepolisian sudah memberikan pemahaman teknis dilapangan kepada para petugas keamanan di sejumlah titik, selanjutnya, pihaknya berkoordinasi dengan menajemen masing-masing lokasi yang rawan akan teror. “Supaya kita saling menganalisa dan mengevaluasi apakah pengamanan dilingkungan masing-masing sudah baik atau tidak," ujarnya.
Kapolresta mengatakan, peristiwa beberapa pekan yang lalu terkait adanya ledakan di toilet pria di Mall @Alam Sutera menjadi peringatkan bagi para pihak kepolisian untuk untuk lebih meningkatkan keamanan.
"Sekarang secara umum tempat-tempat publik memang diupayakan supaya dilengkapi dengan sarana yang lebih lengkap lagi agar tempat-tempat publik seperti mall, restoran, hotel, dan lainnya agar lebih aman dan terpantau lagi," lanjut Irman.
Sementara itu, General Manager Mall Living World Rina Nurlina Picauly mengapresiasi adanya kegiatan tersebut. "Ini merupakan program yang bagus, bagi kita selaku pengelola gedung program seperti ini sangat bermanfaat. Sebab, memang meski kita mempunyai satuan keamanan sendiri tentunya tidak sebaik seperti yang dilakukan oleh kepolisian. Terutama saran terkait penambahan kamera CCTV di setiap ruangan juga, akan kami tindak lanjuti secepatnya," ujarnya.
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Pelarian pria berinisial GJ, 25, pelaku begal sepeda motor yang sempat lolos dari amuk massa di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, akhirnya terhenti.
Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews