Connect With Us

Ini kenapa Airin Memilih Benyamin

Denny Bagus Irawan | Senin, 27 Juli 2015 | 13:25

Airin Rachmi Diany - Benyamin Davnie mendaftarkan diri sebagai Pasangan calon Wali kota dan Wakil Wali Kota Tangsel di KPU Tangsel (27/07/2015). (Putri Rahmawati / TangerangNews)


TANGERANG SELATAN -Calon Wali Kota Tangerang Selatan periode 2016-2021 Airin Rachmi Diany mengaku cocok dengan pasangannya yang adalah Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.

"Berdasarkan masukan dari semuanya, saya sama Pak Ben sudah cocok. Kami berdua bisa saling mengisi. Pengalaman empat tahun terakhir juga sudah memperlihatkan hal itu," kata Airin Senin (27/7/2015).

Dia juga menegaskan, pilihan dirinya dengan Benyamin untuk maju ke dalam bursa pemilihan kepala daerah didukung oleh semua partai pengusung.

Adapun partai yang mendukung pasangan tersebut adalah Golkar, PKS, PKB, Nasdem, PAN, dan PPP. Usai deklarasi, Airin dan Benyamin langsung mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tangerang Selatan, Jalan Buana Kencana, BSD City, Tangerang Selatan sekitar pukul 12.00 WIB.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill