Connect With Us

Iksan Modjo-Li Claudia Akui Lawannya Kuat

Erwin Silitonga | Jumat, 31 Juli 2015 | 11:00

Ikhsan-Li Claudia saat deklarasi. (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG SELATAN- Calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel yang diusung partai Demokrat-Gerindra pasangan Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra, mengaku harus bekerja keras untuk mengalahkan incumbent.

Calon walikota Ikhsan Modjo mengatakan pihaknya tidak akan mengandalkan uang, karena pasti akan kalah." Kita pasti kalah. Satu-satunya cara adalah dengan menggunakan otak," katanya Jumat (31/7/2015).

Lebih lanjut Ikhsan Modjo mengatakan, meski berat melawan incumbent, namun pihaknya optimis dapat memenangkan pilkada Tangsel dalam satu putaran. Hal ini karena kinerja tim suksesnya yang terus mensosialisasikan dirinya bersama pasangannya kepada masyarakat Tangsel.

“Kita optimis dalam pilkada Tangsel bisa menang dalam satu putaran saja. Dengan tiga pasangan calon ini, kami optimis dapat meraih 40 persen lebih,” tegasnya.

Sementara itu, calon wakil wali kota Li Claudia Chandra menyakini bahwa dirinya bersama pasangannya Ikhsan Modjo menjadi pesaing kuat incumben. Kenyakinan wanita keturunan ini dikarenakan tim sukses kompak untuk mencari pendukung dan partai pendukung Demokrat-Gerindra menyatakan 100 persen mendukung.

"Pilkada ini pasangan kami pasti kuat, mengingat banyaknya simpatisan yang akan memberi dukungan kepada kami," pungkasnya.

Dalam pilkada Tangsel yang dihelat pada tanggal 9 Desember 2015 ini, ada tiga pasang calon yang akan bertarung yakni pasangan incumbent Airin-Benyamin, Ikhsan Modjo-Li Claudia, dan Arsid-Elvier.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:56

TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill