Connect With Us

Normalisasi Cisadane Tangerang Tunggu Analisa Lingkungan

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 21 Agustus 2015 | 17:26

Sungai Cisadane Tangerang (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG-Normalisasi Sungai Cisadane yang dituntut oleh pemerintah daerah di Tangerang tengah dikebut. Saat ini pemerintah pusat tengah menyapkan Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk merealisasikan normalisasi tersebut.

 

Humas Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane Agung menyatakan bahwa normalisasi Kali Cisadane saat ini sudah mencapai tahap pembuatan dokumen AMDAL.

"Rencananya kita akan normalisasi 40 Km ke hilir dan 20 Km ke hulu," ucapnya.

 

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan agar rencana normalisasi Sungai Cisadane yang dulu pernah disampaikan, untuk segera dilakukan. Pasalnya, kondisinya sungai juga sudah banyak sedimentasi lumpur, dimana hal tersebut berakibat pada berkurangnya debit air pada musim kemarau dan banjir pada musim hujan.

 

"Keringnya kali Cisadane akibat musim kemarau dan rusaknya pintu air telah mengakibatkan terganggunya suplai air bersih ke masyarakat," ujarnya.

 

Sachrudin juga berharap pemerintah pusat untuk segera melakukan rehabilitasi total terhadap pintu air 10 mengingat kondisinya yang sudah tua. [Suhendi Terbawa Arus Cisadane]

“Ini supaya tidak jebol lagi. Selama ini belum pernah di rehab menyeluruh, cuma perbaikan parsial,” tukasnya.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

KOTA TANGERANG
Tramadol dan Hexymer Kerap Dipakai Pelajar Tangerang Buat Tawuran

Tramadol dan Hexymer Kerap Dipakai Pelajar Tangerang Buat Tawuran

Jumat, 16 Januari 2026 | 21:16

Polres Metro Tangerang Kota mengungkap fakta bahwa konsumsi obat-obatan keras jenis Tramadol dan Hexymer kerap dijadikan dorongan nyali bagi para remaja di Tangerang untuk tawuran.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill