Connect With Us

Wawan Dipindah ke Serang, Mahasiswa Banten Bilang Kejagung Gamblang Dukung Airin

Denny Bagus Irawan | Rabu, 30 September 2015 | 15:47

Sejumlah Aktivis di Tangerang menggelar diskusi menyoal pemindahan Wawan ke Rutan Serang, Banten. (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG SELATAN-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pamulang berjanji akan melakukan aksi demonstrasi selama tujuh hari jika suami Airin Rachmi Diany, TB Chaeri Wardhana alias Wawan tak dikembalikan ke Lapas Sukamiskin di Bandung. Pasalnya, Kejagung yang memohon agar Wawan dipindah ke Tangsel.  

 

“Kita di sini semua akan kirimkan surat keberatan kita kepada Kejagung, sekaligus meminta Kejagung membuat penjelasan secara terbuka dengan alasan yang lebih masuk diakal kenapa Wawan dipindahkan ke Serang,” ujar Jupry aktivis HMI Pamulang, Kota Tangsel, Rabu (30/09).

 

Menurut Jupry, jika tak sampai dipublikasi media, masyarakat di Banten tidak mengetahui kalau ‘sang jenderal’ Wawan telah dipindah ke Rutan Serang.

Karenanya, kata dia, pihaknya mewakili mahasiswa di Banten meminta kepada Kejagung untuk mengembalikan Wawan ke Bandung dengan memperhatikan psikologis sejumlah saksi.

“Kami juga melihat ada pemaksaan dari Kejagung. Ada apa? Jika sampai tak digubris surat kami, kami akan melakukan aksi tujuh hari tujuh malam,” terangnya saat dalam acara bertajuk menyoal perpindahan Wawan ke Serang.

 

HMI meminta Kejagung untuk memberikan penjelasan tersebut dengan tidak melalui media massa, tetapi langsung membalas surat yang dikirimkan kepada pihaknya.

 

Sedangkan Suhendar yang juga dari Tangerang Publik Transparancy Wacth (Truth), menyimpulkan bahwa Kejagung sebagai perpanjangan tangan politik dinasti Banten.

 

“Kami kira sangat mungkin Wawan dikembalikan ke Sukamiskin. Akan lebih baik Kejagung mengembalikan Wawan ke sana, daripada akan terjadi aksi besar-besaran di sini,” terangnya.

Kasus korupsi alat kesehatan di Tangsel menurut Suhendar seharusnya tertangani dengan cepat kalau saja Kejaksaan focus memberantas korupsi. Namun, karena pimpinan Kejagung berasal dari partai yang salah satunya mendukung Airin Rachmi Diany kasus itu menjadi seperti jalan ditempat.

 

“Kami melihat ada malah ada keistimewaan , kami minta Kejagung menjelaskan apa status Wawan dalam kasus ini sampai harus dipindah ke Serang, kalau alasannya jauh itu hanya malas saja,” terangnya.

Sedangkan Supriyadi dari Pemuda Muhammadiyah Banten meyakini dirinya keluar dari Partai NasDem karena melihat ketidakwajaran terhadap Partai Nasdem.

 

“Kita sudah tahu Kejagung ini aneh, ini benar-benar kuat sekali jaringan Wawan , sudah ada mobilisasi yang gamblang sekali, itu lah mengapa saya keluar dari NasDem,” katanya.

   

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

TANGSEL
SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

Selasa, 22 September 2026 | 19:18

Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, terpadu, dan berbasis digital menjadi daya tarik bagi 58 pemda.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

KAB. TANGERANG
Perkuat Layanan Darurat, Dinkes Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Unit Ambilans ke Puskesmas

Perkuat Layanan Darurat, Dinkes Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Unit Ambilans ke Puskesmas

Selasa, 22 September 2026 | 21:03

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang menyerahkan sebanyak delapan unit armada ambulans kepada delapan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill