Connect With Us

KRL Terbakar di Stasiun Rawa Buntu

EYD | Selasa, 3 November 2015 | 05:05

| Dibaca : 2493

KRL jurusan Serpong-Tanah Abang terbakar di Stasiun Rawa Buntu. (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – KRL jurusan Serpong-Tanah Abang terbakar di Stasiun Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (3/11/2015). Insiden tersebut terjadi pada pukul 05.01 WIB.

“Sewaktu kereta masuk peron, terlihat asap dan kebakaran, bukan lagi percikan api,” kata Bimo Nurindo, salah satu saksi mata, dikutip Republika.

Nurindo, yang sedang menunggu kereta di peron melihat kereta yang akan masuk Stasiun Rawa Buntu itu terbakar. Para penumpang pun diminta menjauh dari peron. “Penumpang di peron disuruh keluar, karena khawatir ada kabel listrik yang putus,” katanya. “Sementara penumpang di dalam kereta pun panik.”

Akibat insiden tersebut, penumpang tertahan di stasiun selama hampir satu jam. Meski sempat mengganggu perjalanan kereta, kondisi perlintasan kereta Serpong-Tanah Abang saat ini sudah berjalan lancar.

HIBURAN
5 Tontonan Seru Korea untuk Menunggu Buka Puasa

5 Tontonan Seru Korea untuk Menunggu Buka Puasa

Kamis, 29 April 2021 | 11:35

TANGERANGNEWS.com-Korea Selatan tidak hanya dikenal karena K-Pop dan K-drama nya saja, selain itu banyak variety show yang digemari oleh berbagai kalangan. Terlebih di bulan puasa ini menonton

OPINI
Tidak Boleh Mudik, Ini Cara Obati Kerinduan Dengan Sanak Saudara

Tidak Boleh Mudik, Ini Cara Obati Kerinduan Dengan Sanak Saudara

Jumat, 7 Mei 2021 | 11:30

Melewati lebaran di masa pandemi membuat masyarakat tidak bisa

KOTA TANGERANG
Berkah Ramadan, Pokja WHTR Berbagi Santunan Anak Yatim

Berkah Ramadan, Pokja WHTR Berbagi Santunan Anak Yatim

Selasa, 11 Mei 2021 | 20:31

TANGERANGNEWS.com- Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Tangerang Raya (WHTR) berbagi dengan memberikan santunan kepada anak yatim menyambut Idul Fitri 1442 H, Selasa (11/5/2021)

"Jangan tertipu oleh orang yang membaca Al Quran. Tapi lihatlah kepada mereka orang yang perilakunya senantiasa sesuai dengan Al Quran"

Umar bin Khattab