Connect With Us

KRL Terbakar di Stasiun Rawa Buntu

EYD | Selasa, 3 November 2015 | 05:05

KRL jurusan Serpong-Tanah Abang terbakar di Stasiun Rawa Buntu. (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – KRL jurusan Serpong-Tanah Abang terbakar di Stasiun Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (3/11/2015). Insiden tersebut terjadi pada pukul 05.01 WIB.

“Sewaktu kereta masuk peron, terlihat asap dan kebakaran, bukan lagi percikan api,” kata Bimo Nurindo, salah satu saksi mata, dikutip Republika.

Nurindo, yang sedang menunggu kereta di peron melihat kereta yang akan masuk Stasiun Rawa Buntu itu terbakar. Para penumpang pun diminta menjauh dari peron. “Penumpang di peron disuruh keluar, karena khawatir ada kabel listrik yang putus,” katanya. “Sementara penumpang di dalam kereta pun panik.”

Akibat insiden tersebut, penumpang tertahan di stasiun selama hampir satu jam. Meski sempat mengganggu perjalanan kereta, kondisi perlintasan kereta Serpong-Tanah Abang saat ini sudah berjalan lancar.

TANGSEL
Ngantuk Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemotor Terjatuh hingga Luka-luka di Flyover Ciputat

Ngantuk Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemotor Terjatuh hingga Luka-luka di Flyover Ciputat

Senin, 20 Juli 2026 | 19:30

Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Flyover Ciputat, Kota Tangerang Selatan, arah Jakarta, pada Senin 20 Juli 2026, pagi.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill