Connect With Us

KPU Tangsel Kejar Pelipatan Surat Suara untuk Pilkada

Dena Perdana | Rabu, 25 November 2015 | 16:44

KPU Kota Tangsel sedang mengejar penyelesaian pelipatan surat suara untuk Pilkada yang awal Desember akan digelar secara serentak nasional. (Dena Perdana / Tangerangnews)


TANGERANG SELATAN-KPU Kota Tangsel sedang mengejar penyelesaian pelipatan surat suara untuk Pilkada yang awal Desember akan digelar secara serentak nasional.

Surat suara yang harus dilipat sebanyak 938.245 lembar ditambah dengan cadangan surat suara sebesar 2.000 lembar.

Pantauan di gudang logistik KPU Kota Tangsel yang menyewa bangunan GOR Kecamatan Pondok Aren, pada Rabu (25/11/2015), pelipat yang merupakan warga sekitar  masih mengejar target melipat surat suara.  Target sementara, Kamis (26/11/2015), surat suara sudah harus selesai dilipat semua.

Salah satu pelipat, Karneti,38, mengaku sudah menyelesaikan satu dus yang berisi 2.000 surat suara. Kini dia sedang menyelesaikan dus kedua dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

"Satu lembar dibayar Rp 150 tapi dipotong pajak, jadinya, kalau enggak salah, selembar Rp 125 perak," kata Karneti kepada wartawan, Rabu (25/11/2015).

Ada sekitar 458 dus yang harus diselesaikan oleh pelipat yang berjumlah 200 orang. Mereka ada yang masih anak muda, ibu-ibu, maupun bapak-bapak. Jika dilakukan hitung-hitungan sederhana, maka satu orang bisa menyelesaikan pekerjaannya dua hingga tiga dus.

"Kalau dua dus selesai, bisa dapat Rp 500.000. Misalkan saya sudah selesai semua, mau kerjain dus ketiga, bisa dapat Rp 750.000, lumayan banget, Mas," tutur Karneti.

Menurut Koordinator Distribusi Logistik KPU Kota Tangsel  Sam'ani, pelipat dibebaskan mau mulai melipat sejak pukul berapa. Namun, tiap pelipat, wajib menyelesaikan target minimal satu dus yang berisi 2.000 surat suara.

Saat pelipat datang untuk bekerja, diwajibkan mengisi absensi kepada petugas KPU. Setelah selesai pun atau ingin menyelesaikan dus lainnya, pelipat juga harus melapor untuk dicatat dan didata oleh petugas.

KAB. TANGERANG
8.135 KK di Kabupaten Tangerang Alami Krisis Air Bersih

8.135 KK di Kabupaten Tangerang Alami Krisis Air Bersih

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:24

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sedikitnya ada 8.135 Kepala Keluarga (KK) mengalami krisis air bersih akibat kemarau ekstrem yang disebabkan fenomena El Nino Godzilla.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

BANTEN
Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:37

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyatakan ketersediaan energi listrik di wilayahnya saat ini berada dalam kondisi surplus sebesar 30 persen dari total kapasitas daya tampung pemakaian.

KOTA TANGERANG
Asal Usul Kampung Cimone Kota Tangerang, Berasal dari Sosok Nyai Mone Si Perempuan Dermawan

Asal Usul Kampung Cimone Kota Tangerang, Berasal dari Sosok Nyai Mone Si Perempuan Dermawan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:20

Nama Kampung Cimone di Kota Tangerang menyimpan cerita yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill