Connect With Us

Panitia Dibubarkan, Airin Bersyukur Pilkada Tangsel Lancar

Denny Bagus Irawan | Senin, 22 Februari 2016 | 23:12

Airin Rachmi Diany saat ikut dalam sebuah kegiatan TNI di Serpong. (Dira Derby / Tangerangnewscom)

TANGERANG SELATAN-KPU Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Senin (22/2) menggelar pembubaran panitia pemungutan suara (PPS) untuk Pilkada setempat di Hotel Grand Zury, Jalan Raya Kapten Soebianto,  Kecamatan Serpong, Tangsel. Dalam acara tersebut KPU memberikan award kepada  petugas yang TPSnya paling kreatif.

 

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany serta Wakilnya Benyamin Davnie serta Kapolres Tangsel AKBP Ayi Supardan. Airin menyampaikan rasa syukurnya bahwa Pilkada di Tangsel berjalan lancer dan aman.

 

 “Apalagi pelaksanaan Pilkada Tangsel  semua institusi baik dari dalam maupun luar negeri ikut mengawasi jalannya Pilkada Tangsel,” katanya.

 

SPORT
Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:47

Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.

HIBURAN
3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36

Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.

KAB. TANGERANG
8 Hari TPA Jatiwaringin Terbakar, Titik Api Tersisa 50 Persen

8 Hari TPA Jatiwaringin Terbakar, Titik Api Tersisa 50 Persen

Selasa, 7 Juli 2026 | 17:21

Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin masih belum kunjung padam. Kebakaran tersebut telah berlangsung selama delapan hari sejak Selasa 30 Juni, hingga Selasa 7 Juli 2026.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill