Connect With Us

Usai Rampas Tas di WTC dan Jatuh dari Motor, Orang Ini Nyaris Tewas Dikeroyok Massa

Denny Bagus Irawan | Rabu, 9 Maret 2016 | 14:18

Pelaku perampas tas yang belum diketahui identitasnya masih kritis di RSU Kabupaten Tangerang. (Dira Derby / TangerangNews.com)

TANGERANG-Pelaku perampas tas yang beraksi di Jalan Raya Serpong depan Mall WTC Serpong, Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terjatuh dari motornya, Rabu (9/3/2016) sekitar pukul 09.10 WIB.

 

Salah seorang pelaku kritis setelah dikeroyok massa. Kapolsek Serpong Kompol  Didik Putra Kuncoro mengatakan,  korban diketahui bernama Nofriani, 38, warga  Batan Indah Blok N1 Rt 07/04 Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Tangsel.

 

"Pelaku masih kritis dan tak ada identitas dari tubuh korban. Pelaku  mengalami luka parah  pada kepala dan tidak sadarkan diri akibat amuk masa," ujarnya.

 

Adapun kronologis peristiwa itu dijelaskannya berawal dari saat pelaku mengendarai sepeda motor dengan membawa sebilah pisau kemudian melakukan perampasan tas milik korban.

 

"Kemudian korban mengikuti pelaku dari belakang dan pelaku sempat mengacungkan pisau ke korban. Tetapi korban tetap mengikuti pelaku hingga arah Pagedangan,  karena kondisi jalan rusak dan licin sepeda motor pelaku terjatuh dan korbanpun teriak minta tolong," kata Kapolsek.

 

Selanjutnya  warga  mengamankan salah satu pelaku hingga dikeroyok massa. Sedangkan salah satu pelaku yang lainnya berhasil kabur, selanjutnya pelaku dan korban sempat dibawa ke Polsek Pagedangan.  Karena TKP  awal di Serpong, korban dan tersangka di bawa ke Polsek Serpong dengan  kondisi pelaku mengalami luka dibagian kepala.


"Pelaku yang kritis kemudian langsung  dibawa ke RSU Tangerang untuk penangan awal," ujarnya.

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill