Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANG-Pelaku perampas tas yang beraksi di Jalan Raya Serpong depan Mall WTC Serpong, Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terjatuh dari motornya, Rabu (9/3/2016) sekitar pukul 09.10 WIB.
Salah seorang pelaku kritis setelah dikeroyok massa. Kapolsek Serpong Kompol Didik Putra Kuncoro mengatakan, korban diketahui bernama Nofriani, 38, warga Batan Indah Blok N1 Rt 07/04 Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Tangsel.
"Pelaku masih kritis dan tak ada identitas dari tubuh korban. Pelaku mengalami luka parah pada kepala dan tidak sadarkan diri akibat amuk masa," ujarnya.
Adapun kronologis peristiwa itu dijelaskannya berawal dari saat pelaku mengendarai sepeda motor dengan membawa sebilah pisau kemudian melakukan perampasan tas milik korban.
"Kemudian korban mengikuti pelaku dari belakang dan pelaku sempat mengacungkan pisau ke korban. Tetapi korban tetap mengikuti pelaku hingga arah Pagedangan, karena kondisi jalan rusak dan licin sepeda motor pelaku terjatuh dan korbanpun teriak minta tolong," kata Kapolsek.
Selanjutnya warga mengamankan salah satu pelaku hingga dikeroyok massa. Sedangkan salah satu pelaku yang lainnya berhasil kabur, selanjutnya pelaku dan korban sempat dibawa ke Polsek Pagedangan. Karena TKP awal di Serpong, korban dan tersangka di bawa ke Polsek Serpong dengan kondisi pelaku mengalami luka dibagian kepala.
"Pelaku yang kritis kemudian langsung dibawa ke RSU Tangerang untuk penangan awal," ujarnya.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Pelaksanaan UTBK 2026 yang akan berlansung pada Selasa 21 April 2026, untuk sesi siang tidak berlangsung dengan waktu yang sama di seluruh titik ujian.
Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews