Connect With Us

WN Taiwan Tewas usai dipijat Terapis Cinta Sehat di Tangsel

Denny Bagus Irawan | Selasa, 11 Oktober 2016 | 10:00

Lokasi panti pijat ‘Refleksi Cinta Sehat’ (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

TANGERANGNews.com-Diusianya yang sudah tidak muda lagi, seorang WN Taiwan yakni Yi Chu Sheu pria kelahiran 1943 itu masih gemar untuk dipijat. Atas kegemerannya itu, Yi Chu Sheu pun tewas di tempat ‘Refleksi Cinta Sehat’ yang berlokasi di Ruko Golden Boulevard Blok W-1 No.15 Kelurahan Lengkong Karya Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel.  

 

“Benar ada seorang WN Taiwan tewas seusai dipijat, pihak keluarga sudah mengambil jasadnya,” ujar Kasubag Humas Polres Kota Tangsel AKP Mansuri, Selasa (11/10/2016).

 

Yi Chu tewas pada Senin (10/10/2016) malam setelah mendapat pijat dari Nina atau nama sebenarnya Saminah wanita kelahiran 1987 asal Ngawi.  Korban yang tinggal bersama dengan istri sirinya bernama Yanti di Anggrek Loka BSD diketahui  memang sedang sakit.


Kejadian berawal saat korban sekitar pukul 14.39 WIB datang ketempat kejadian perkara dengan tujuan melakukan refleksi tradisional dengan durasi kegiatan 90 menit. “Kemudian oleh Nina diajak diurut di dalam kamar G lantai 2,  kemudian kegiatan refleksi selesai pukul 16.00 WIB. Korban kemudian mandi,” ujar Mansuri.

 

Tak lama kemudian, sekitar 10 menit di kamar mandi. Nina mulai curiga kenapa ‘pasiennya’  begitu lama di kamar mandi. Terapis dari cinta sehat itu pun sempat mengetok pintu. Tetapi korban hanya menjawab seperti sedang tersedak air.

 

“Sedangkan dari luar terdengar air shower masih dalam keadaan menyala,” kata Mansuri.


Dengan segera Nina memanggil office boy yakni  Sukino. Dari atas Sukino mengintip korban yang sedang di kamar mandi. “Saksi melihat korban sudah dalam posisi duduk menyender pintu. Kemudian Sukino masuk ke dalam kamar mandi dengan cara memanjat,” katanya.

 

Setelah itu, korban yang dalam keadaan telanjang di angkat ke kamar terapis. Korban saat itu masih bernapas namun pendek. “Selanjutnya korban di bawa ke Eka Hospitals dan setibanya di Rumah Sakit, korban sudah tewas,” katanya.

 

Korban diketahui bekerja di PT. Mitrapacific Consulindo International yang berlokasi di Jalan Buncit Raya No. 23, Pejaten - Pasar Minggu Kota Jakarta Selatan.

“Hasil Pemeriksaan sementara tidak ditemukan bekas luka pada tubuh korban, diduga korban meninggal dunia karena sakit,” terangnya.

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill