Connect With Us

Warga Pondok Aren Tangkap Bandit Curanmor

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 11 November 2016 | 13:00

Barang bukti kejahatan pencurian motor. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang pelaku curanmor, Jumri, 50, diamankan warga saat mencuri motor milik warga di Jalan Mozaik, RT 04/06, Blok C2 No 4, Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, Kamis (10/11/2016).

Kasubag Humas Polres Tangsel AKP Mansuri mengatakan, Jumri ditangap saat mencuri sepeda motor Honda Blade Nopol B-3810-BGO milik Riko Romadhon, sekitar pukul 06.00 WIB.

"Jumri beraksi bersama temannya Saparudin. Mereka mencuri motor korban yang sedang diparkir di depan rumah, dengan menggunakan kunci leter T," katanya, Jumat (11/11/2016).

Namun saat hendak kabur, aksinya diketahui korban. Mereka pun diteriaki maling. Dengan bantuan warga, tersangka Jumri berhasil ditangkap. Sementara rekannya kabur membawa sepeda motkr korban.

"Tersangka sempat diamankan di pos keamanan hingga polisi datang. Untuk menghindari amukan masa," katanya.

Polisi mengamankan sepeda motor Honda Supra Nopol B-4044-NAQ milik tersangka. Pelaku dibawa kepolsek untuk penindakan lebih lanjut. (RAZ)

 

KAB. TANGERANG
200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak

200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak

Senin, 2 November 2026 | 22:39

Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Senin, 2 November 2026 | 17:31

Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill