Connect With Us

Hujan deras disertai angin kencang, Pohon di Alam Sutera Tumbang

Yudi Adiyatna | Selasa, 28 Maret 2017 | 18:00

Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Tangerang Raya sejak Pukul 15.00 - 17.30 WIB, Selasa (28/3/2017) menyebabkan banyak pohon tumbang di Alam Sutera. (@tangerangnews 2017 / Yudi Adiyatna)


TANGERANGNEWS.com-Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Tangerang Raya sejak Pukul 15.00 - 17.30 WIB, Selasa  (28/3/2017) menyebabkan banyak pohon tumbang di sejumlah jalan yang ada di wilayah itu.


Seperti yang terjadi di Jalan Raya Serpong Kota Tangsel, tepatnya di dekat bundaran Alam Sutera arah ke Serpong,  pohon tumbang mengakibatkan tertutup nya dua lajur jalan dan mengakibatkan kemacetan.

 

"Kami masih melakukan penanganan terhadap pohon tumbang yang ada di Alam Sutera itu. Mudah-mudahan bisa cepat tertangani dan kemacetan tidak bersampak luas dan tidak ada korban jiwa atau materi dari kejadian pohon tumbang tersebut," ujar AKP  Lalu Hedwin, Kasat Lantas Polres Tangsel yang dihubungi TangerangNews.com

TANGSEL
Personel Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Terluka saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

Personel Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Terluka saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

Senin, 24 Agustus 2026 | 10:15

Seorang petugas dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengalami cedera saat penggerebekan tempat pemalsuan uang di sebuah gudang kawasan industri Taman Tekno, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat 21 Agustus 2026, lalu.

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill