Connect With Us

Dinding SDN Paku Alam 2 Roboh, menimpa mobil & gudang warga

Yudi Adiyatna | Rabu, 29 Maret 2017 | 13:00

Dinding SDN Paku Alam 2 Roboh, menimpa mobil & gudang warga, Selasa (28/3/2017). (@tangerangnews 2017 / Yudi Adiyatna)


TANGERANGNEWS.com-Dinding Sekolah Dasar Negeri Paku Alam 2, yang berlokasi di Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel roboh diterpa angin kencang saat hujan kemarin.

Akibat rubuhnya dinding APC tersebut,  satu buah mobil Avanza Putih dan satu buah bangunan di samping sekolah rusak tertimpa reruntuhan dinding yang roboh.

Zainal guru olahraga yang ditemui dilokasi menuturkan, peristiwa itu terjadi Selasa (28/3/2017) sore.  "Beruntung sedang libur nyepi jadi tidak ada aktivitas belajar dan anak-anak," tuturnya.

Dia mengatakan, diakuinya bangunan SDN tersebut belum sampai setahun selesai dibangun. "Kemarin dari Dinas, BPBD dan Damkar sudah datang. Saat ini kami sedang  invertarisir kerusakan," tuturnya.

Dia berharap setelah peristiwa roboh kemarin, renovasinya agar lebih kuat, tidak seperti sebelumnya.


Sementara itu,Taryono Kepala Dinas Pendidikan Tangsel yang dihubungi mengatakan, bahwa  kegiatan belajar mengajar dapat berjalan sebagaimana mestinya. "Tidak terganggu masalah perbaikan pasca musibah yang sedang dilakukan oleh Dinas Bangunan dan Tata Ruang," tuturnya.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill