Connect With Us

PNS Puskesmas Digerebek Selingkuh di Hotel Serpong

Yudi Adiyatna | Minggu, 16 April 2017 | 21:00

Seorang PNS wanita di Rangkas Bitung digerebek suami nya saat kedapatan selingkuh di salah satu Hotel di Serpong, Tangsel. (@TangerangNews.com 2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-KS, seorang wanita Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas sebagai tenaga kesehatan di salah satu Puskesmas di Rangkasbitung digerebek suaminya.

Ketika itu KS kedapatan bersama pria lain di sebuah kamar hotel di daerah Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). 

KS digerebek saat bersama dengan teman sekantornya RR, yang juga berprofesi sebagai tenaga kesehatan.

Sebut saja Asep, suami KS yang sudah lama menaruh kecurigaan terhadap istrinya tersebut mengikuti Istrinya tersebut ke hotel.

Asep meminta tolong bantuan security hotel untuk mengecek CCTV di sekitar hotel. Dan benar saja, kecurigaan Asep terbukti. Asep mendapati istrinya sekamar dengan RR dengan rambut sudah acak-acakan.

Aksi Asep sang suami yang menggrebek istri yang berselingkuh dengan pria lain di salah satu kamar hotel itu kini mendadak heboh di media sosial. 

Rekaman video berdurasi 3 menit 17 detik tersebut diunggah oleh akun Kabar Panas dengan judul ‘Detik detik penggerebekan PNS  Selingkuh Berjilbab di Hotel" . 

Sejak dipublish 13 April 2017, rekaman penggrebekan perselingkuhan ini sudah dilihat sebanyak 33.180 kali pada Minggu (16/4/2017) pukul 21.30 WIB.

BISNIS
Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:31

International Media Support (IMS) dari Denmark bersama Suara.com menggelar Local Media Summit (LMS) 2026 di Manhattan Hotel Jakarta, 22-23 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:41

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten mencatat sebanyak 160 perusahaan pertambangan telah mengantongi izin operasi produksi di wilayah Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill