Connect With Us

Laka Lantas Menurun, Airin Apresiasi Operasi Ramadniya Polres Tangsel

Yudi Adiyatna | Kamis, 6 Juli 2017 | 20:00

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany beserta Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto saat menghadiri Halal Bihalal dengan jajaran kepolisian, TNI dan Tokoh Masyarakat di Mapolres Tangsel, Kamis (6/7/2017) (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Operasi Pengamanan Arus Mudik Lebaran atau Operasi Ramadniya 2017 di wilayah hukum Polres Tangsel kemarin Rabu (05/07/2017) telah usai dilaksanakan. Apel penutupan Operasi Ramadniya digelar di Mapolres Tangsel, Kamis (6/7/2017) dipimpin oleh Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto dan dihadiri oleh Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany.

Dalam sambutannya Airin menekankan pentingnya sinergi semua stakeholders agar kedepan bisa berjalan lagi dengan lebih baik.

“Saya tekankan kepada seluruh jajaran hendaknya dapat tetap menciptakan harmonisasi secara sinergi diantara seluruh stakeholders yang terkait, sehingga pelaksanaan Operasi Ramadniya 2017 tahun ini dapat berjalan dengan lebih baik, aman, tertib dan lancar dibandingkan tahun sebelumnya,”ungkap Airin.

Selain itu dirinya menyebut tingkat kecelakaan lalu lintas selama operasi Ramadniya 2017 turun dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun persentase perbandingan jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2016 berjumlah 5 kejadian, pada tahun 2017 berjumlah 2 kejadian  atau turun  sebesar 60 %.

Untuk jumlah korban meninggal pada tahun 2016 berjumlah 1 orang, pada tahun 2017 menjadi tidak ada atau turun sebesar 100%. Luka berat pada tahun 2016 berjumlah 5 orang dan pada tahun 2017 menjadi tidak ada atau 0%” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Edwin mengatakan, hasil evaluasi pelaksanaan Operasi Ramadniya tahun ini memang lebih baik dari segi persiapan dan pelayanan yang diberikan, di mana Polres Tangsel sendiri menurunkan 889 personel kepolisian dan membuka 5 Pos Pengamanan dan 2 Pos Pelayanan selama arus mudik kali ini.

“Alhamdulillah tahun ini tidak begitu terjadi kepadatan arus dan tingkat kecelakaan pun menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Semoga tahun depan kita bisa lebih meningkatkan pelayanannya lagi,“ ujarnya.(RAZ)

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20

Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.

KAB. TANGERANG
Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:01

Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026

TANGSEL
Modus Sewa untuk Taksi Online, 2 Pelaku Penggelapan di Tangsel Bawa Kabur Mobil Rental ke Pandeglang

Modus Sewa untuk Taksi Online, 2 Pelaku Penggelapan di Tangsel Bawa Kabur Mobil Rental ke Pandeglang

Jumat, 12 Juni 2026 | 16:34

Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tangerang Selatan membongkar kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill