Connect With Us

TRUTH Soroti Buku RPJMD Tangsel yang Belum Dimiliki DPRD

Yudi Adiyatna | Kamis, 3 Agustus 2017 | 14:00

| Dibaca : 834

Buku Perda RPJMD Tangsel 2016-2021. (@TangerangNews2017 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kordinator Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) Suhendar mempertanyakan alasan belum dimilikinya buku Perda RPJMD oleh anggota DPRD Tangsel.

Menurut Suhendar kepada TangerangNews.com, Rabu (2/8/2017), tidak dicetaknya RPJMD yang sudah disahkan menunjukkan buruknya kordinasi dan penyelenggaraan pemerintahan di Tangsel.

"Sangat tidak layak terjadi di kota yang memiliki motto cerdas dan modern, karena di daerah lain, publikasi Perda sudah menggunakan internet sehingga mudah diakses masyarakat," ungkap Suhendar.

Dirinya pun meminta Wali Kota Tangsel untuk  lebih banyak melihat fakta dan memperperbaiki hal tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Tangsel Muhamad, Kamis (3/8/2017) mengaku, pihaknya sudah menyerahkan Perda RPJMD yang dimaksud.

"Itu urusan di dalam merek, di Setwan (Sekretariat Dewan), kita sudah menyerahkannya, ada anggarannya sendiri, dari Setwannya saja mungkin tidak mencetaknya," ungkap Muhamad.(RAZ)

OPINI
Antara Pandora Papers, UU HPP & Tax Amnesty II: Pajak Disayang, Pajak Dikemplang

Antara Pandora Papers, UU HPP & Tax Amnesty II: Pajak Disayang, Pajak Dikemplang

Minggu, 24 Oktober 2021 | 14:47

TANGERANGNEWS.com-Mantan Presiden Amerika yang juga pengusaha, Donald Trump, menyatakan, orang kaya yang bisa menggelapkan harta agar bebas dari pajak adalah smart people

PROPERTI
Kementerian PUPR Pelajari Proyek Township BSD City

Kementerian PUPR Pelajari Proyek Township BSD City

Jumat, 22 Oktober 2021 | 22:17

TANGERANGNEWS.com-Tim Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempelajari pembangunan pusat pertumbuhan kota baru proyek township BSD City Tangerang, Banten

KOTA TANGERANG
BMKG Tangerang Imbau Masyarakat Waspada Banjir Dampak La Nina

BMKG Tangerang Imbau Masyarakat Waspada Banjir Dampak La Nina

Senin, 25 Oktober 2021 | 16:55

TANGERANGNEWS.com-Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini, untuk waspada datangnya fenomena La Nina menjelang akhir tahun ini, hingga awal tahun 2022 mendatang

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin