Connect With Us

BPOM Banten Temukan Tiga Jenis Obat di Pabrik Farmasi Ilegal Jatiuwung

Yudi Adiyatna | Jumat, 29 September 2017 | 18:00

| Dibaca : 1946

Kepala BPOM Banten Nurjaya Bangsawan (kiri) saat menjelaskan Kandungan Obat Yang Ditemukan Dalam Penggerebekan Di Pabrik Jati Uwung, Jumat (29/9/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Pasca penggerebekan  sebuah pabrik produksi obat-obatan Ilegal, di Ruko Sentra Prima Tekno Park, Kecamatan Jatiuwung Tangerang Kamis (28/9/2017) kemarin, Pihak Polres Tangsel dan BPOM Provinsi Banten melakukan pengecekan terhadap sampel bahan baku yang ditemukan di lokasi penggerebekan tersebut.

BACA JUGA : Pabrik Tramadol di Jatiuwung Digerebek Polres Tangsel

Kepala BPOM Banten Nurjaya Bangsawan dalam keterangannya di Mapolres Tangsel, Jumat (29/9/2017), mengungkapkan, ada tiga jenis obat-obatan ilegal yang diproduksi di Pabrik tersebut.

"Diduga kuat ada ada 3 jenis obat yang ditemukan yakni Dextromethorpan,  Trihexyphenidyl, dan Tramadol" ungkapnya.

bb obat

Barang Bukti jenis obat-obatan Trhihexyphenidyl dan Tramadol.

Dari ketiga jenis obat tersebut, Nurjaya mengungkapkan, dua jenis obat yakni, Trhihexyphenidyl dan Tramadol berkhasiat sebagai obat-obatan analgesik (penghilang nyeri) sedangkan dextromethorpan digunakan untuk obat batuk.

"Trhihexyphenidyl dan Tramadol digunakan untuk analgesik, sedangkan dextromethorpan untuk obat batuk, yang oleh BPOM sudah di tarik sejak 2013 peredarannya, dan tidak boleh lagi diproduksi" jelasnya.

BACA JUGA : Pabrik Obat Ilegal di Jatiuwung Produksi 660 Ribu Butir per Hari

Selain itu dirinya pun mengungkapkan, bahayanya jika seseorang mengkonsumsi obat-obatan tersebut tanpa adanya resep dokter atau pengawasan ketat dari pihak medis akan berdampak sangat buruk bagi kesehatan pengkonsumsinya.

"Bahayanya adalah ini analgesik kuat, jika diminum tanpa resep dokter akan menyebabkan halusinasi, gerakan di luar kontrol, bisa menyebabkan adiksi juga" ungkap Nurjaya

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, pihaknya akan terus mengembangkan dan melakukan penyelidikan terhadap asal bahan baku, keterangan ahli hingga mengungkap aktor intelektual yang hingga kini masih diburu oleh pihak kepolisian.

"Kami akan memintakan alat bukti berupa surat dari BPOM dan meminta keterangan saksi ahli dari BPOM untuk kelengkapan alat bukti," ujar Alexander.(DBI)

TANGSEL
Kasus Harian Covid-19 di Tangsel Cetak Rekor, Bertambah 662 Temuan Baru

Kasus Harian Covid-19 di Tangsel Cetak Rekor, Bertambah 662 Temuan Baru

Jumat, 28 Januari 2022 | 21:01

TANGERANGNEWS.com-Lonjakan kasus Covid-19 di wilayah Tangerang Selatan semakin tinggi. Per 28 Januari 2022 ini, Dinas Kesehatan mencatat ada penambahan sebanyak 662 kasus harian baru Penambahan kasus harian

OPINI
Era Baru Demokrasi Electoral di Indonesia – Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 

Era Baru Demokrasi Electoral di Indonesia – Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:21

TANGERANGNEWS.com-Sebagaimana kita ketahui bersama, sejak tahun 2021 hiruk pikuk mengenai kapan berlangsungnya Pemilihan Umum 2024 begitu ramai diperbincangkan bahkan sampai pada obrolan di warung kopi

NASIONAL
Menko Airlangga Dukung Pemberdayaan UMKM Melalui Peningkatan Porsi Kredit

Menko Airlangga Dukung Pemberdayaan UMKM Melalui Peningkatan Porsi Kredit

Jumat, 28 Januari 2022 | 21:46

TANGERANGNEWS.com-Melanjutkan rangkaian dari kegiatan Kajian Buku Pembiayaan UMKM pada 2021 yang telah dilaksanakan di Surabaya, Bengkulu, dan Medan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

WISATA
Isu Tsunami Cilegon Bikin Okupansi Hotel di Anyer Anjlok

Isu Tsunami Cilegon Bikin Okupansi Hotel di Anyer Anjlok

Rabu, 15 Desember 2021 | 19:57

TANGERANGNEWS.com –Merebaknya isu bakal adanya tsunami di Cilegon akhir-akhir ini sangat mempengaruhi tingkat pesanan hotel atau okupansi di wilayah Pantai Anyer dan sekitarnya di Kabupaten Serang

"Ambil Lompatan Keyakinan dan Mulailah Tahun Baru yang menakjubkan ini dengan rasa percaya"

Sarah Brightman