Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan
Kamis, 3 April 2025 | 14:25
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa terceburnya sebuah truk tronton bermuatan crane yang sedang memperbaiki Jembatan Cihuni, di Serpong Kali Cisadane, Kota Tangsel pada Minggu (1/10/2017) kemarin hingga saat ini belum di lakukan evakuasi. Penyebabnya, tronton tersebut tenggelam puluhan meter. Sehingga proses evakuasi sulit dilakukan.
Dalam peristiwa itu, beruntung dua orang yang ada di dalam tronton tersebut berhasil menyelamatkan diri sebelum kendaraanya tercebur.
BACA JUGA : Tronton Terjun Bebas ke Kali Cisadane Saat Perbaiki Jembatan Cihuni
Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin ketika dihubungi Tangerangnews.com, Selasa (3/10/2017) mengungkapkan, medan yang sulit dan derasnya arus aliran Kali Cisadane membuat pihaknya belum bisa mengevakuasi kendaraan berbobot ribuan kilogram tersebut.
" Medannya sulit. Selain itu kita ada keterbatasan alat untuk mengevakuasinya," ujar Kasat Lantas.
Dirinya mengatakan, selain sulitnya medan untuk mengevakuasi, pihaknya masih berkomunikasi dengan pemilik kendaraan tersebut
" Kita masih koordinasi sama pemilik kendaraannya, dia masih shock, karena tidak sedikit biaya untuk evakuasinya" ujarnya.
Untuk diketahui, Kali Cisadane yang membentang dari lereng Gunung Pangrango , Bogor hingga wilayah Tanjung Burung Kabupaten Tangerang sejauh 126 Km ini memiliki kedalaman puluhan meter pada bagian tengah dan memiliki debit air rata-rata sekitar 70 m3/per detik ini.(DBI/HRU)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.
PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) berhasil mencatat penjualan yang sangat baik melalui produk komersial City Hub Commercial, “The Next Level” Workplace dan Commercial Space dari unit bisnis Summarecon Serpong.
Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.
Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.