KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kantor Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Tangerang Selatan kondisinya karena terkendala dampak pembangunan gedung DPRD setempat yang letaknya bersebelahan. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan para pegawainya karena rawan rubuh.
Ketua Organda Kota Tangerang Selatan Yusro Siregar menjelaskan, kantornya tersebut sudah setahun dalam kondisi memperihatinkan, karena letak bangunannya persis di belakang kantor DPRD yang sedang dibangun dan direnovasi.
“Saya pun sebelumnya tidak tahu pada saat itu bahwa kantornya terdampak oleh pembangunan gedung dewan yang sedang dibangun, karna saat itu saya sedang mengikuti Mukernas Organda di Semarang. Padahal kantor organda hanya ini satu-satunya di Tangsel,“ ucapnya.
Setelah mengetahui kantornya terdampak pembangunan gedung dewan yang baru, pihak organda pun mendatangi Dinas Tata Kota untuk meminta penjelasannya kenapa hal tersebut bisa terjadi.
“Saya perotes, lari ke dinas tata kota mereka pun memohon maaf karena tidak tahu jika gedung dewan yang baru kalo nempel dengan kantor organda. Mereka pun berjanji akan memperbaiki,” jelas Yusro.
Yusro pun menunggu tangung jawab Dinas Tata Kota untuk membenahi kantornya yang terkena dampak. “Yasudah kita tunggu saja,” tukasnya.(RAZ/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGNyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.
Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews