Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang
Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TANGERANGNEWS.com-Kantor Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Tangerang Selatan kondisinya karena terkendala dampak pembangunan gedung DPRD setempat yang letaknya bersebelahan. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan para pegawainya karena rawan rubuh.
Ketua Organda Kota Tangerang Selatan Yusro Siregar menjelaskan, kantornya tersebut sudah setahun dalam kondisi memperihatinkan, karena letak bangunannya persis di belakang kantor DPRD yang sedang dibangun dan direnovasi.
“Saya pun sebelumnya tidak tahu pada saat itu bahwa kantornya terdampak oleh pembangunan gedung dewan yang sedang dibangun, karna saat itu saya sedang mengikuti Mukernas Organda di Semarang. Padahal kantor organda hanya ini satu-satunya di Tangsel,“ ucapnya.
Setelah mengetahui kantornya terdampak pembangunan gedung dewan yang baru, pihak organda pun mendatangi Dinas Tata Kota untuk meminta penjelasannya kenapa hal tersebut bisa terjadi.
“Saya perotes, lari ke dinas tata kota mereka pun memohon maaf karena tidak tahu jika gedung dewan yang baru kalo nempel dengan kantor organda. Mereka pun berjanji akan memperbaiki,” jelas Yusro.
Yusro pun menunggu tangung jawab Dinas Tata Kota untuk membenahi kantornya yang terkena dampak. “Yasudah kita tunggu saja,” tukasnya.(RAZ/HRU)
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TODAY TAGKawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews