Connect With Us

Belajar Smart City, Puluhan Camat Jambi Kunjungi Pemkot Tangsel

Yudi Adiyatna | Selasa, 7 November 2017 | 22:00

Kunjungan kerja Pejabat Pemerintah setingkat Camat Se-Provinsi Jambi ke Pemerintah Kota Tangsel, Selasa (7/11/2017). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan (Sekda Tangsel) Muhamad menerima puluhan perwakilan pejabat pemerintah setingkat Camat dari Provinsi Jambi yang ingin mempelajari sistem manajemen tata kelola pelayanan publik di Tangsel, Selasa (7/11/2017) di ruang Blandongan, Kantor Wali Kota Tangsel, Ciputat.

Penerapan sistem manajemen tata kelola pelayanan yang selama ini diterapkan oleh Pemerintah Kota Tangsel mengundang daya tarik. Hal itu dipastikan lewat kunjungan kerja puluhan pejabat asal Pemerintah Se-Provinsi Jambi yang bertandang, dan ingin mengadopsi sistem manajemen kecamatan.

Kedatangan rombongan tamu pejabat daerah bermotto"Kota Bertuah, Bumi Melayu, Lancang Kuning" itu ingin mencoba mengadopsi sistem manajemen pelayanan publik yang telah diterapkan di Kota yang genap berusia sembilan tahun ini.

"Kami punya tujuh kecamatan. Memiliki banyak potensi dan juga telah menerapkan sistem berbasis teknologi aplikasi untuk memaksimalkan kinerja" kata Muhamad.

Muhamad menyatakan, Kota Tangsel  terus bersinergi untuk menjadi smart city. Wilayah pemekaran dari Kabupaten Tangerang ini merupakan daerah yang memiliki jumlah pertumbuhan manusia yang tinggi, juga dibarengi dengan jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terus meningkat.

"Semoga ada banyak informasi yang bisa menjadi contoh untuk diklat kali ini," harap Muhamad.

Sementara itu  Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jambi, AM Iskandar Nasution, menerangkan bahwa selama ini, pihaknya melihat sistem manajemen pemerintat wilayah di Kota Tangsel sudah berjalan sangat baik. Kepastian itu diketahuinya setelah sempat berkunjung beberapa kali dalam rangka kegiatan kedinasan.

"Saya melihat Walikota Tangsel ini cukup baik memberikan perhatian kepada pelayanan bagi masyarakatnya di tingkat kecamatan. Ibu Walikota (Airin Rachmi Diany) sudah berhasil memberikan pemahaman kepada para camatnya," terangnya.

Oleh karenanya, lanjut Iskandar, Pemerintah Provinsi Jambi mengutus 30 camat untuk menimba ilmu dalam rangka peningkatan kopetensi aparatur di tingkat kecamatan. Harapannya semua camat yang bertugas di Provinsi Jambi bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat sekitar .

"Camat sebagai ujung tombak yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Kami minta diberikan kesempatan untuk menambah wawasan dan melihat langsung pelayanan kepada masyarakat yang kami lihat di Tangsel sudah berjalan dengan baik," tambahnya.(DBI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill