Connect With Us

Rampok Minimarket Pondok Cabe Gunakan Teknik Penghilang Jejak

Yudi Adiyatna | Rabu, 15 November 2017 | 18:00

Barang bukti yang digunakan oleh para pelaku perampokan minimarket di Pondok Cabe, Pamulang. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Para perampok yang melancarkan aksinya di minimarket Pondok Cabe,Pamulang Tangsel , Rabu (15/11/2017) dini hari tadi diketahui merupakan sindikat jaringan yang terampil. Para pelaku memiliki teknik untuk menghilangkan jejak usai melakukan aksi pencuriannya.

"Dalam proses Penyidikan, ditemukan Fakta menarik bahwa para pelaku, dalam menjalankan aksi nya  memiliki teknik penghilang jejak yang cukup baik," ungkap Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho.

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui penyidik berhasil mengetahui  mesin penyimpan data CCTV dan recorder yang berasal dari toko tersebut telah dibongkar oleh para pelaku.

"Jadi para pelaku berusaha menghilangkan jejak kejahatan dengan  mengambil peralatan yang mendukung beroperasinya CCTV. Termasuk terlebih dahulu mematikan sumber aliran listrik ke CCTV berupa saklar yang terdapat di depan toko, " terang Alex.

Seperti diberitakan sebelumnya, terdapat empat pencuri di minimarket tersebut dan tiga diantaranya mencoba melawan petugas dengan senjata tajam. Aksi mereka terpaksa dihentikan dengan timah panas, sehingga satu pelaku tewas.

Sedangkan satu orang lainnya, melarikan diri ke pemukiman warga yang terletak di belakang minimarket. Namun  pelaku berhasil ditangkap oleh petugas.(DBI/HRU)

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

BISNIS
Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:27

Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill