Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Tangsel Ancam Denda Rp50 Juta Bagi Pembakar Sampah
Rabu, 6 Mei 2026 | 09:07
Kualitas udara di Tangerang Selatan (Tangsel) dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian setelah kondisi langit yang terlihat berkabut.
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meluncurkan dua sistem aplikasi SIAP-BMD dan SP2D Online.
Kedua sistem itu bertujuan untuk lebih memudahkan dan mengefisienkan kinerja aparatur pemerintah Kota Tangsel.
Peresmian peluncuran Sistem aplikasi Pengelolaan Barang Milik Daerah (SIAP-BMD) dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online tersebut di gelar di Aula lantai 4 Gedung Balaikota Tangsel, Selasa (21/11/2017).
Hadir dalam kesempatan itu, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Syarifuddin, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Warman Syanudin, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Pimpinan dan Anggota DPRD Tangsel, serta Asisten Daerah dan Staf-staf Wali Kota Tangsel.
Dalam sambutannya, Kepala BPKAD Warman Syanudin mengatakan, peluncuran sistem online tersebut difasilitasi oleh Kemendagri yang telah disusun sesuai dengan pedoman kenegaraan.
"Aplikasi SIAP-BMD dan SP2D online mulai terintegrasi dengan SIMRAL. Mudah-mudahan dapat mempermudah dan membantu tugas kita dalam pelaporan keuangan," ujar Warman.
Begitupun dengan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menyampaikan bahwa dirinya mengucapkan terimakasih kepada Dirjen Keuangan Daerah Karena dimana Kota Tangsel menjadi salah satu daerah yang dipercayai oleh Kemendagri untuk bisa melaksanakan kedua aplikasi online yang diberikan secara gratis dari Kemendagri.
"Alhamdulillah ini sangat membantu kami, karena ada salah satu hal yang sebelumnya dikerjakan secara manual. Jadi sekarang tidak pusing lagi diakhir dan awal tahun kalau membuat laporan," kata Airin.
Mudah-mudahan, lanjut Airin, aparatur pemerintah Kota Tangsel bisa lebih efektif dan efisien dalam meningkatkan kinerjanya.
"Tentunya hal ini sangat sesuai dengan visi misi kami, bahwa menjadikan Tangsel sebagai kota yang cerdas, berkualitas, dan berdaya saing dengan basis teknologi," tutur Airin.
Sementara itu dikesempatan yang sama, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Syarifuddin, menyatakan apresiasinya kepada Pemkot Tangsel yang sudah punya komitmen untuk mengimplementasikan bagian dari reformasi di bidang BMD.
"Kota Tangsel kami jadikan dalam penerapan teknologi berbasis online, Tangsel menjadi satu diantara sedikit daerah yang punya komitmen kuat dan sangat inovatif," kata dia.
Menurutnya jika dalam mengelola barang milik daerah masih menggunakan sistem manual, pasti akan banyak tantangannya. Dengan adanya kedua aplikasi online tersebut tentunya bisa menjawab daripada tantangan itu.
"Kalau masih dilaksanakan secara manual mustahil kita bisa melakukan barang milik daerah, dengan ini (sistem online) tentunya bisa menjawab semua permasalahan itu," imbuh dia.(ADV)
Kualitas udara di Tangerang Selatan (Tangsel) dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian setelah kondisi langit yang terlihat berkabut.
TODAY TAGPenetapan 58 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Porprov Banten 2026 di Kota Tangerang Selatan menjadi perhatian serius KONI Kota Tangerang.
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews