Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Seorang laki-laki dewasa yang diperkirakan berusia 30 tahun ditemukan tewas bunuh diri di rel kereta api dekat stasiun Serpong, RT 01/04, Serpong Kota Tangsel sekitar pukul 19.30 malam tadi. Saksi mata di lokasi mengatakan, korban nekat mengendarai sepeda motornya di atas rel.
"Motor korban naik ke atas rel. Padahal pintu perlintasan kereta ditutup," ujar Moh Soleh,55. Korban yang belum diketahui namanya tersebut mengendarai Suzuki Satria warna hitam dengan nomor polisi B 3060 EO.
"Awalnya saya lihat ada orang bawa motor di atas rel. Padahal pintu kereta udah ditutup, terus makin lama karena bantalan kereta makin tinggi dia tinggal motornya," ujar Soleh.
Menurut Soleh, dirinya yang tinggal persis di pinggiran rel tersebut kemudian bergegas memberitahu kepada petugas penjaga pintu rel. Namun ruoanya korban sengaja malah terus berlari di sepanjang rel tanpa sempat dicegah niat nya tersebut.
"Saya sudah coba teriak ke petugas. Akhirnya korban terseret sekitar 300 meter. Saya sampai tak berani lihat potongan tubuhnya, katanya hancur," ucap Soleh terbata-bata.
Petugas Polsek Serpong langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi jenazah korban serta membawanya ke RSUD Tangerang.(DBI/RGI)
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews