Connect With Us

SMK Bhipuri Serpong Ragu Pelajar Tawuran di Tangsel Kemarin Muridnya

Yudi Adiyatna | Rabu, 1 Agustus 2018 | 16:00

Bangunan Gedung SMK Bhipuri Tangsel, Jalan Cilenggang 1, Serpong Tangsel. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Pihak sekolah SMK Bhipuri Serpong meragukan jika pelaku aksi tawuran pelajar yang terjadi di depan komplek Pergudangan Tekno, Setu Tangsel Selasa (31/7/2018) kemarin  para pelajar dari sekolahnya.

Kepala sekolah SMK Bhipuri Sutrisno mengaku dari informasi dan video yang telah beredar luas di masyarakat dirinya tidak mengenal siswa-siswa yang terlibat tawuran dengan membawa senjata tajam seperti terlihat di video tersebut.

"Kalau melihat dari video belum pasti itu siswa kami. Tapi tadi pihak kepolisian sudah menginterogasi dan mudah-mudahan ada titik temu," ucap Sutrisno usai didatangi aparat kepolisian dari Polres Tangsel, Rabu (1/8/2018).

Selain itu, ditanya lebih lanjut terkait kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain seperti para alumni SMK Bhipuri ataupun orang luar yang berusaha membawa nama institusi sekolahnya, Sutrisno belum bisa memastikan hal tersebut.

"Saya tidak bisa mengatakan itu perbuatan alumni atau bukan," terang Sutrisno.

Senada dengan Sutrisno, Mulyati salah seorang Guru di SMK Bhipuri mengatakan dirinya pun tidak yakin jika murid didikannya  yang menjadi pelaku dalam aksi tawuran bersenjata tajam tersebut.

"Kami sebetulnya tidak yakin anak kami terlibat. Karena jumlah kami sangat sedikit, kebanyakan kelas 1 dan mereka masih lugu kalau untuk terlibat seperti itu .Kalau dibilang kelas 2 dan 3 itu jumlahnya sedikit sekali, tidak seperti yang ada dalam video," terangnya.

Dari informasi yang diperoleh Tangerangnews.com, SMK Bhipuri Serpong memiliki 84 orang murid dengan rincian 42 orang siswa kelas X, 24 orang kelas XI dan 18 orang siswa kelas XII.(MRI/RGI)

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka Layani Penerbangan

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka Layani Penerbangan

Selasa, 8 September 2026 | 12:05

Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang dinyatakan dapat kembali melayani penerbangan setelah sempat ditutup sementara karena sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

NASIONAL
Srikandi PLN Jangkau 1.422 Pelajar dan Mahasiswa Lewat Program Edukasi Energi

Srikandi PLN Jangkau 1.422 Pelajar dan Mahasiswa Lewat Program Edukasi Energi

Selasa, 8 September 2026 | 08:20

Sebanyak 1.422 siswa dan mahasiswa telah mengikuti program Srikandi Goes to School & Campus yang dijalankan PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN hingga semester I 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill