Connect With Us

Perkuat Nasionalisme, Sinar Mas Land Ajak Ratusan Siswa Nobar “Battle of Surabaya”

Yudi Adiyatna | Sabtu, 11 Agustus 2018 | 21:39

Sinar Mas Land mengelar kegiatan nonton bareng (nobar) film animasi Battle of Surabaya bersama Ratusan siswa dari beberapa Sekolah LanjutanTingkat Pertama (SLTP) di Tangsel. (TangerangNews.com/2018 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Ratusan siswa dari beberapa Sekolah LanjutanTingkat Pertama (SLTP) di Tangsel nonton bareng (nobar) film animasi Battle of Surabaya. Kegiatan yang digelar Sinar Mas Land itu berlangsung di bioskop XXI The Breeze BSD City, Sabtu, (11/08/2018).

Selain sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-73, nobar yang diikuti siswa dari SMP Negeri 7 Serpong, MTSN 5 Pagedangan dan Sekolah Stella Maris itu juga untuk menguatkan rasa cinta terhadap produk animasi karya anak bangsa.

Film Battle of Surabaya yang diproduksi MSV Studio, Yogyakarta, mengangkat kisah pertempuran 10 November 1945. Selain berlatar belakang pertempuran yang dipimpin seorang pahlawan yang legendaris, Bung Tomo, juga menceritakan keberagaman suku bangsa Indonesia yang terlibat dalam pertempuran bersejarah itu.

Hal itu yang menginspirasi BSD melalui program Satu BSD (Silaturahmi Antar Umat melalui program Berdikari, Sehat dan Damai) menghelat kegiatan tersebut.

Dikatakan Dhony Rahajoe, Managing Director President Office Sinar Mas Land, pihaknya mensyukuri berbagai perbedaan yang ada di BSD dan melalui kegiatan positif nonton bareng film animasi karya putra putri terbaik Indonesia.

“Perkembangan dunia animasi saat ini sangat cepat dan sejumlah hasil karya anak bangsa di bidang animasi mendapatkan response yang baik di kancah internasional, seperti film Battle of Surabaya hasil karya MSV Studio," ujarnya.

Ia berharap, dengan acara semacam ini, akan memberikan pemahaman mengenai dunia animasi kepada anak - anak usia sekolah. "Tentunya kami, Sinar Mas Land juga ingin berperan aktif demi majunya dunia pendidikan animasi di tanah air," tambahnya.

Lanjutnya, bentuk dukungan pihaknya terhadap dunia animas yakni telah ditandatanganinya kerjasama MSV Studio dan AMIKOM dengan Sinar Mas Land untuk membangun animation valley yang ada di kawasan Digital Hub BSD City.

"Animation Valley akan menjadi pusat kegiatan animasi yang mencakup studio produksi, sekolah animasi, dan tempat berkumpulnya komunitas animasi," tandasnya.

Setelah menonton film berdurasi 99 menit tersebut, para peserta yang merupakan murid kelas dua sekolah menengah pertama tersebut, mendengarkan pemaparan mengenai perkembangan dunia animasi dari Aryanto Yuniawan, M.Kom (CEO MSV Studio - Sutradara Battle of Surabaya), serta wartawan senior sekaligus host program acara Kick Andy, yaitu Andy F Noya. 

Untuk diketahui, film animasi Battle of Surabaya telah menyabet berbagai penghargaan di kancah internasional seperti International Movie Trailer Festival (IMTF), Holand Animation Film Festival 2016, Gold Winner Remi Award 2016, best animation of animated sequence 2017, special screening Athens animefest 2016, best animation di Milan IFF 2017 dan penghargaan lainnya.(RMI/HRU)

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill