Connect With Us

Tak Berizin, Parkiran di Ruko Malibu BSD Disegel

Yudi Adiyatna | Rabu, 3 Oktober 2018 | 13:00

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan Tangsel melakukan penyegel lahan parkir yang tidak berizin di ruko Malibu BSD. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan Tangsel menyegel lahan parkir yang terletak di Ruko Malibu BSD, Serpong, persis di samping Mall ITC BSD.

Penyegelan dilakukan terhadap empat loket dan gate parkir yang terpasang di lahan fasos fasum tersebut, dikarenakan kegiatan perparkiran tersebut belum memiliki izin alias ilegal.

"Belum ada izinnya. Saya juga tidak tahu tiba-tiba ada gate ada gardu di situ (ruko Malibu)," ujar Saptaji, Kasie Perparkiran Dishub Tangsel. 

Sebelum melakukan penyegelan, Saptaji menyebutkan pihaknya telah terlebih dahulu melakukan pemanggilan terhadap pengelola dan meminta klarifikasi terkait adanya  parkiran. 

"Kami sudah tegur secara lisan, secara tertulis. Dan sekarang kami minta bantuan Satpol PP untuk penertiban," ucap Saptaji.

Sementara itu, Kabid Penegakan Hukum Satpol PP Tangsel, Okki Rudianto menerangkan, setelah penyegelan ini, pihaknya memberi tenggat waktu kepada pengusaha parkir untuk segera membongkar loket dan gate yang terpasang.

"Dikasih waktu 3 hari ke pengusaha parkir untuk membuka sendiri (gate dan gardu parkirnya). Kalau lebih dari itu akan dibongkar oleh Satpol PP. Kalau enggak bongkar sendiri kita bantu bongkarin," tegas Okki.

Ditambahkan Okki, selain karena belum memiliki izin, penyelenggaraan perparkiran di kawasan tersebut juga melanggar beberapa peraturan daerah (Perda) sekaligus.

"Melanggar perda Tibum (ketertiban umum) karena perparkiran harus ada izin, lalu melanggar Perda Perparkiran, lalu karena dia mungut ya melanggar Perda Retribusi," papar Okki.(RAZ/RGI)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill