Connect With Us

Batu dan Tanah di Area Gas Pondok Aren Ikut Panas

Yudi Adiyatna | Jumat, 12 Oktober 2018 | 17:00

Lokasi bau gas beracun yang muncul di sebuah tanah kosong di samping rumah warga di Jalan Pesantren RT 01/03 Kelurahan Jurang Mangu Timur,Kecamatan Pondok Aren,Tangsel. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Gas yang tercium menyengat dari tanah kosong  di Jalan Pesantren, RT 01/03 Kelurahan Jurang Mangu Timur,Kecamatan Pondok Aren,Tangsel juga membuat batu dan tanah di lokasi menjadi lebih naik suhunya.

Hal itu dipastikan warga yang memegang batu dan pohon di sekitar lokasi.

"Batu dan puing-puingnya panas saat dipegang, pohon pun pada keluar getahnya," ujar Suparmi warga sekitar, Jumat (12/10/2018).

Suparmi bercerita, jika kejadian tersebut telah berlangsung selama 5 hari. Bahkan, kata dia, letuoan dan asap sempat keluar dari lokasi tersebut pada Kamis (11/10/2018) sore. 

"Kemarin pas mau Maghrib sempet terdenger letupan dan orang-orang yang lagi pada main bola di lapangan kaget dan langsung pada nyamperin," jelasnya.

Saat Tangerangnews.com membuktikan keterangan warga tersebut, memang informasi tersebut sesuai. Satu batu kecil yang diambil dari lokasi keluarnya asap saat dipegang mengeluarkan hawa panas, diperkirakan suhunya mencapai 40 sampai 50 derajat celcius.(MRI/RGI)

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill