Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Gas yang tercium menyengat dari tanah kosong di Jalan Pesantren, RT 01/03 Kelurahan Jurang Mangu Timur,Kecamatan Pondok Aren,Tangsel juga membuat batu dan tanah di lokasi menjadi lebih naik suhunya.
Hal itu dipastikan warga yang memegang batu dan pohon di sekitar lokasi.
"Batu dan puing-puingnya panas saat dipegang, pohon pun pada keluar getahnya," ujar Suparmi warga sekitar, Jumat (12/10/2018).
Suparmi bercerita, jika kejadian tersebut telah berlangsung selama 5 hari. Bahkan, kata dia, letuoan dan asap sempat keluar dari lokasi tersebut pada Kamis (11/10/2018) sore.
"Kemarin pas mau Maghrib sempet terdenger letupan dan orang-orang yang lagi pada main bola di lapangan kaget dan langsung pada nyamperin," jelasnya.
Saat Tangerangnews.com membuktikan keterangan warga tersebut, memang informasi tersebut sesuai. Satu batu kecil yang diambil dari lokasi keluarnya asap saat dipegang mengeluarkan hawa panas, diperkirakan suhunya mencapai 40 sampai 50 derajat celcius.(MRI/RGI)
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGDinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews