Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGEANGNEWS.com-Salah satu dari dua korban tertimpa pohon asem tumbang di depan Kantor Kelurahan Serua, Ciputat Tangsel, Sabtu (27/10/2018) sore tadi, ternyata adalah anggota kepolisian.
Dari informasi yang diperoleh Staff Kelurahan Serua, korban diketahui bernama Brigadir Surya Wendy, 29. Namun tidak disebutkan berasal dari kesatuan mana.
Saat peristiwa terjadi, korban ketika itu mengendarai mobil Honda Brio Putih bernomor polisi B-1557-WOV bersama dengan 5 penumpang lainnya.
"Korban bersama dengan 5 penumpang, dua diantaranya balita," ujar Atib staff Kelurahan Serua yang melakukan pendataan.
Korban yang tinggal di Asrapol Brimob Den C Monexs Ciputat ini pun kemudian dilarikan ke RS Sari Asih Ciputat untuk mendapatkan perawatan.
Dari sumber Tangerangnews.com di Rs Sari Asih, disebutkan jika korban saat ini sedang dirawat di ruang IGD dan mengalami luka cedera akibat terhimpit badan kendaraan yang tertimpa pohon tersebut.
"Korban alami cedera tulang punggung dan leher," ucap sumber Tangerangnews.com.(RAZ/RGI)
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGRibuan jemaah memadati Masjid Raya Al-A'zhom, Kota Tangerang, Minggu, 15 Februari 2026, malam, dalam kegiatan Cahaya Hati Cahaya Indonesia bertema “Menguatkan Hati, Menguatkan Negeri”.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews