Connect With Us

Korban Luka Tertimpah Pohon Asem di Ciputat Anggota Polri

Yudi Adiyatna | Sabtu, 27 Oktober 2018 | 21:00

Korban luka saat mendapat penanganan medis di IGD RS Sari Asih Ciputat (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGEANGNEWS.com-Salah satu dari dua korban tertimpa pohon asem tumbang di depan Kantor Kelurahan Serua, Ciputat Tangsel, Sabtu (27/10/2018) sore tadi, ternyata adalah anggota kepolisian. 

Dari informasi yang diperoleh Staff Kelurahan Serua, korban diketahui bernama Brigadir Surya Wendy, 29. Namun tidak disebutkan berasal dari kesatuan mana. 

Saat peristiwa terjadi, korban ketika itu mengendarai mobil Honda Brio Putih bernomor polisi B-1557-WOV bersama dengan 5 penumpang lainnya. 

"Korban bersama dengan 5 penumpang, dua diantaranya balita," ujar Atib staff Kelurahan Serua yang melakukan pendataan.

Korban yang tinggal di Asrapol Brimob Den C Monexs Ciputat ini pun kemudian dilarikan ke RS Sari Asih Ciputat untuk mendapatkan perawatan.

Dari sumber Tangerangnews.com di Rs Sari Asih, disebutkan jika korban saat ini sedang dirawat di ruang IGD dan mengalami luka cedera akibat terhimpit badan kendaraan yang tertimpa pohon tersebut.

"Korban alami cedera tulang punggung dan leher," ucap sumber Tangerangnews.com.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
Gagal Gasak Motor di Cikupa, Pelaku Curanmor Todongkan Senpi saat Hendak Dikejar Warga

Gagal Gasak Motor di Cikupa, Pelaku Curanmor Todongkan Senpi saat Hendak Dikejar Warga

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:18

Sebuah video rekaman CCTV memperlihatkan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang menodongkan senjata api (senpi) saat aksinya dipergoki warga di Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 6 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill