Connect With Us

Prasetyo Kunjungi Rumah Jaksa Korban Lion Air Jatuh di Ciputat

Yudi Adiyatna | Selasa, 30 Oktober 2018 | 21:25

Jaksa Agung Republik Indonesia HM Prasetyo. (TangerangNews.com/2018 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Jaksa Agung Republik Indonesia HM Prasetyo mengunjungi rumah Dodi Junaedi korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di Teluk Karawang Senin 29 Oktober kemarin.

Prasetyo didampingi Kajari Tangsel Bima Suprayoga mengunjungi korban yang bertugas sebagai Kasie Pidsus Kejaksaan Negeri Pangkal Pinang itu di Jalan H. Sidup RT 04/03, Kecamatan Ciputat Timur,Tangsel.

Saat tiba di kediaman korban, Prasetyo langsung menemui dan berbincang dengan Ayah dan istri serta tiga anak korban.

"Kamu kalau sudah besar cita-citanya mau jadi apa?" tanya Prasetyo kepada ketiga orang anak Dodi.

Anak pertama Dodi pun menjawab ingin menjadi profesor, anak kedua ingin menjadi chef. Sementara anak ketiga Dodi ingin menjadi dokter atau jaksa.

 

Kemudian Prasetyo pun mengatakan, kejadian yang menimpa Dodi dan penumpang pesawat Lion Air JT-610 lainnya merupakan suatu ujian yang tak tahu kapan terjadi. Ia berharap agar sanak saudara dan rekan Dodi memanjatkan doa yang terbaik bagi korban.

"Ini rahasia Tuhan, kita tidak tahu yang terjadi, ayo mari kita berdoa baca Alfatihah," ajaknya.

Prasetyo juga mengatakan, pihaknya  merasa kehilangan atas musibah itu dan turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya untuk keluarga Dodi.

"Pak Dodi orang yang baik, jaksa muda yang punya masa depan yang baik, sekarang kita mendoakan saja yang terbaik," imbuhnya. 

Seperti diketahui, Dodi Junaedi menjadi salah seorang korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di Teluk Karawang. Dodi menjabat sebagai Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasie Pidsus) Kejaksaan Negeri Kota Pangkal Pinang sejak tujuh bulan yang lalu.(RAZ/HRU)

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill