Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Meski terkesan tak masuk akal, namun nyata. Para pelaku komplotan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan Jamal, pedagang pakaian di Curug beberapa waktu yang lalu menggunakan pohon singkong sebagai jimat.
Batang pohon singkong itu diyakini membawa keberuntungan saat mereka melakukan aksinya.
"Jimat ditemukan di badan para tersangka yang menurut mereka jimat ini digunakan untuk melindungi mereka ketika sedang melakukan aksi kejahatannya,"terang Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan di Mapolres Tangsel,Senin (12/11/2018).
Batang singkong kering berukuran 20-30 centi meter itu tersebut para pelaku, kemudian diikat. Kemudian dibungkus dengan sebuah kertas yang bertuliskan mantra berbahasa Indonesia.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho menyebut pihaknya tak terpengaruh apapun dari dalam pengungkapan kasus komplotan pencurian asal Lampung tersebut. Bahkan, hanya dalam hitungan tak sampai dua minggu, ke delapan pelaku berhasil diamankan dari berbagai tempat yang berbeda. Bahkan satu pelaku, yakni Hendra, pimpinan komplotan itu tewas diterjang timah panas petugas karena melawan saat diamankan.
"Buktinya kan mereka ke tangkep sama Tim Vipers," pungkas Alex.
Diketahui, Hendra sebelumnya dengan menggunakan senjata api rakitan jenis FN telah menembak mati korbannya, Jamal saat hendak merampas ponsel milik korban di Curug, Tangerang, Selasa (30/10/2018) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.(RMI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPortugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews