Connect With Us

Wartawan Tewas Tertabrak Kereta Api di Tangsel

Yudi Adiyatna | Rabu, 6 Februari 2019 | 23:00

Syaid Muhajir Taufik, 34 tahun (diblur) tewas tertabrak kereta api di Jalan Cendrawasih Kelurahan Sawah baru Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang laki-laki menghembuskan nafas terakhirnya setelah tertabrak kereta api di Jalan Cendrawasih V RT 07 / 02 Kelurahan Sawah baru Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan, Rabu (6/2/2019) sore.

Peristiwa yang merenggut nyawa pria yang dari kartu identitasnya diketahui bernama Syaid Muhajir Taufik, 34, tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan keterangan dari Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, korban saat itu sedang menyeberang rel kereta. Namun, disaat bersamaan, melaju kereta api Jurusan Serpong-Jakarta. 

"Korban sedang menyebrang, sudah diperingatkan oleh warga bahwa ada kereta lewat," kata Alex.

Usai tertabrak, lanjut Alex, korban mengalami luka serius pada bagian kepala serta tangan kiri patah. Korban pun segera ditolong oleh warga setempat. Namun, nyawa korban tidak terselamatkan.

Identitas di KTP Syaid Muhajir Taufik, 34 tahun.

"Korban menghembuskan nafas terakhirnya saat hendak dibawa ke rumah sakit," tambah Alex.

Dari kartu identitasnya juga, tertulis bahwa korban berasal dari Desa Perkebunan Saidadap, Asahan, Sumatera Utara serta berprofesi sebagai wartawan. 

"Korban dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Tangsel di Pamulang," tukasnya.(RMI/HRU)

TANGSEL
Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06

Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill