Connect With Us

Ribuan Spanduk Caleg di Tangsel Digaruk Bawaslu

Rachman Deniansyah | Kamis, 7 Februari 2019 | 21:48

Petugas melakukan pencopotan alat peraga kampanye (APK) yang pemasangannya dinilai melanggar di wilayah Tangsel. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan menggelar penertiban alat peraga kampanye (APK) liar di seluruh Kecamatan di Kota Tangsel, Kamis (7/2/2019).

APK liar yang berupa spanduk dan baliho itu ditertibkan karena dinyatakan melanggar aturan.

"Kita lakukan penertiban seribu lebih APK dari hampir semua partai dan caleg," jelas Komisioner Bawaslu Kota Tangsel Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Slamet Santoso saat ditemui di Kantor Bawaslu, Jalan Alamanda, Serpong, Tangsel, Kamis (7/2/2019).

Petugas melakukan pencopotan alat peraga kampanye (APK) yang pemasangannya dinilai melanggar di wilayah Tangsel.

Terkait banyaknya jumlah APK liar yang ditertibkan itu, Slamet menjelaskan bahwa yang diperbolehkan memasang APK adalah partai politik dengan syarat mengirim surat laporan ke Bawaslu. Sementara, kata dia, hingga akhir tenggat waktu yang ditentukan, dari 16 parpol peserta Pemilu 2019 di Tangsel, hanya empat partai yang melapor, yaitu PSI, PBB, Golkar, dan PKS. 

"APK yang dianggap melanggar itu yang dipasang atau dicetak sendiri oleh caleg, dan dari partai tidak ada konfirmasi ke kita (Bawaslu)," jelasnya 

Selain itu, lanjutnya, sebagian besar pelanggaran juga karena pemasangan tidak di zonasi yang telah ditetapkan.

Petugas melakukan pencopotan alat peraga kampanye (APK) yang pemasangannya dinilai melanggar di wilayah Tangsel.

"Kebanyakan APK yang dipasang di tempat yang memang dilarang oleh SK KPU, seperti pemasangan di tiang listrik, dan pohon," ujarnya. 

Dalam penertiban itu, Bawaslu bekerjasama dengan Satpol PP Kota Tangsel serta petugas trantib di tiap Kecamatan di Tangsel.(RMI/HRU)

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

KAB. TANGERANG
Target Rebut Piala Porprov VII Banten, Bupati Tangerang Janjikan Bonus Menanti Peraih Medali

Target Rebut Piala Porprov VII Banten, Bupati Tangerang Janjikan Bonus Menanti Peraih Medali

Kamis, 5 November 2026 | 18:29

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyatakan kesiapan penuh untuk merebut kembali gelar juara umum pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten Tahun 2026.

NASIONAL
PLN Raih Penghargaan Energi Subroto 2026, Ini Kategori yang Dimenangkan

PLN Raih Penghargaan Energi Subroto 2026, Ini Kategori yang Dimenangkan

Kamis, 5 November 2026 | 19:15

Dua anak usaha PT PLN (Persero), yakni PLN Indonesia Power (PLN IP) dan PLN Nusantara Power (PLN NP), meraih penghargaan dalam ajang Energi Subroto 2026 yang digelar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jumat, 23 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill