Connect With Us

Tanah Wakaf Sering Sengketa, Jokowi Bagikan 351 Sertifikat di Tangsel

Rachman Deniansyah | Jumat, 22 Februari 2019 | 15:58

Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai melaksanakan Ibadah Salat Jumat di Masjid Bani Umar, Pondok Aren, Tangsel, Jumat (22/2/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) bagikan 351 sertifikat tanah wakaf usai dirinya melaksanakan Ibadah Salat Jumat di Masjid Bani Umar, Pondok Aren, Tangsel, Jumat (22/2/2019).

Menurut informasi yang dihimpun, yang dibagikan berupa sertifikat sejumlah tanah wakaf sebagai lahan tempat beribadah, pendidikan dan fasilitas bagi masyarakat lainnya yang berada di lingkup Tangerang Raya.

Sebelum sertifikat tersebut dibagikan, orang nomor satu di Indonesia ini lebih dahulu melaksanakan Ibadah Salat Jumat secara berjamaah di masjid tersebut.

"Ini diberikan karena setiap saya ke kampung dan masuk ke desa, yang namanya sengketa tanah ada di mana-mana. Bukan hanya urusan tanah hak milik, tapi juga tanah wakaf," jelas Jokowi, setelah membagikan sertifikat tanah wakaf, Jum'at (22/2/2019).

Pada sambutannya, Jokowi juga memaparkan beberapa permasalahan yang ia temukan terkait sengketa tanah wakaf tersebut. 

Dia mencontohkan permasalahan seperti yang terjadi di Jakarta dan juga di Sumatera. Ada masjid sangat besar bertahum tahun berdiri tak pernah ada masalah. Namun dengan harga tanah yang semakin melambung, pihak ahli waris tergoda dan tak jarang ada yang menggugatnya. Permasalahan itu dikarenakan masjid tersebut tidak memiliki sertifikat.

"Tidak ada bukti hak hukum atas tanah di mana bangunan itu (Masjid) didirikan. Pas tanah murah tak ada masalah, begitu tanahnya harganya sudah melambung cukup besar, ahli waris biasanya tergoda," ungkapnya. 

Dengan adanya permasalahan semacam itu, kata dia, pihaknya akan terus mengupayakan, sehingga tidak akan ada lagi sengketa tanah semacam itu. Khususnya bagi tanah yang merupakan terdapat bangunan bagi pelayanan masyarakatnya. 

"Jadi sekarang kita selesaikan sejumlah 351 sertifikat. Saat ini kita terus upayakan terutama tempat ibadah, tempat pendidikan, sekolah, pondok pesantren, madrasah, dan lainnya. Kita usahakan hukum atas tanah sudah jelas dan Semoga ga ada masalah serupa lagi yang akan datang," tukasnya.

Setelah ini Jokowi akan melanjutkan agendanya untuk makan siang di RM. Talaga Sampireun, Pondok Aren, Tangsel dan melanjutkan perjalanannya untuk kembali membagikan sertifikat di Bogor.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
RS Melati Tangerang Sabet Penghargaan Produktivitas Terbaik Tingkat Kota

RS Melati Tangerang Sabet Penghargaan Produktivitas Terbaik Tingkat Kota

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:00

Rumah Sakit (RS) Melati Tangerang meraih penghargaan Juara 1 Produktivitas Kategori Perusahaan Menengah Tingkat Kota Tangerang.

KAB. TANGERANG
Minigasi Bencana, Pemkab Tangerang Siapkan Proyek Sumur Resapan Hingga Tandon pada 2027

Minigasi Bencana, Pemkab Tangerang Siapkan Proyek Sumur Resapan Hingga Tandon pada 2027

Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:14

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana membangun sumur resapan, sumur imbuhan, lubang biopori, serta tandon retensi sebagai langkah mitigasi bencana Hidrometeorologi, seperti banjir dan kekeringan yang kerap melanda wilayah tersebut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Pemprov Banten Kembangkan Vokasi Berbasis Industri untuk Tekan Pengangguran Terbuka

Pemprov Banten Kembangkan Vokasi Berbasis Industri untuk Tekan Pengangguran Terbuka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:08

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama sektor industri terus berupaya menekan angka pengangguran terbuka melalui pengembangan pendidikan vokasi dan penguatan kompetensi tenaga kerja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill