Connect With Us

Rp1 Miliar, Anggaran Pemkot Tangsel Untuk Beasiswa ASN

Yudi Adiyatna | Jumat, 22 Februari 2019 | 20:42

Kegiatan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pemerintah Kota Tangerang Selatan. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) membuka program beasiswa pendidikan lanjutan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Tangsel.

Beasiswa tersebut diberikan dalam upaya meningkatkan kompetensi keilmuan para ASN Pemkot Tangsel untuk jenjang pendidikan Starta 1 (S1) dan Strata 2 (S2).

“Program beasiswa pendidikan merupakan tugas belajar dan izin belajar yang bisa dimanfaatkan untuk semua pegawai ASN di lingkup Pemkot tanpa memandang golongan dan lainnya,” ujar Kepala BKPP Tangsel, Apendi dalam keterangan resmi Pemkot Tangsel, Jumat (22/2/2019).

Dari sekitar 4 ribu ASN di lingkungan Pemkot Tangsel, program beasiswa ini menyediakan sebanyak 26 kuota bagi ASN yang terpilih melanjutkan pendidikannya.

“Pegawai ASN kita ada 4.824 dan kesempatan beasiswa pendidikan tahun ini hanya 26 orang. Jadi bagi pegawai yang ingin mengikuti program ini bisa langsung daftar ke BKPP,” jelasnya.

Jika lolos seleksi, 26 abdi negara itu pun akan menempuh pendidikan di Kampus Negeri favorit, seperti di Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gajah Mada (UGM).

"Beasiswa pendidikan ini setiap orangnya dianggarkan sebesar Rp44 juta," imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany mengatakan setelah lolos seleksi dan menjalani tugas belajar, para ASN itu harus menandatangani pakta integritas.

“Jadi bapak ibu yang mengikuti program pendidikan ini, harus mengabdi. Jika pendidikan dua tahun mengabdinya jadi empat tahun dan itu tidak boleh pindah ke daerah lain,” ujarnya(RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
DLHK Kabupaten Tangerang Dukung Warga Geruduk TPS Ilegal

DLHK Kabupaten Tangerang Dukung Warga Geruduk TPS Ilegal

Rabu, 8 April 2026 | 17:48

Beredar sebuah video yang memperlihatkan warga Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang menggeruduk Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Ilegal.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill