Connect With Us

Kemenristekdikti Minta Perguruan Tinggi Kecil Merger

Rachman Deniansyah | Selasa, 12 Maret 2019 | 20:00

Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Kemenristekdikti, Totok Prasetyo. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) meminta kepada seluruh perguruan tinggi yang jumlah mahasiswanya sedikit untuk melakukan merger dengan perguruan tinggi serupa. 

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Kemenristekdikti, Totok Prasetyo setelah acara Forum Pembelajaran Kerja-Terpadu Pertama (1st Work-Integrated Learning Forum) di auditorium Prasetiya Mulya BSD, Kavling Edutown, Jalan BSD Raya Utama, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa (12/3/2019). 

Totok mengatakan, hal itu dilakukan lantaran jumlah perguruan tinggi di Indonesia tidak sebanding dengan rasio jumlah penduduk.

"Ada 4.703 perguruan tinggi di Indonesia, bandingkan dengan penduduk Indonesia sejumlah 260-an juta. Sedangkan di Cina ada 1,4 miliar penduduknya, perguruan tingginya ada 2.800-an, kita terlalu banyak," jelas Totok. 

Dari angka tersebut, Totok menyampaikan bahwa ada sesuatu yang salah. Terutama jika ditelisik dari angka partisipasinya. 

"Angka partisipasi kasar kita baru 32 persen, berarti ada something wrong (sesuatu yang keliru). Karena ada perguruan tinggi yang kecil-kecil, akademi yang enggak sampai 1.000 mahasiswa," bebernya.

Dengan penggabungan atau merger antara perguruan tinggi tersebut, Totok menilai akan mampu membuat perguruan tinggi yang kecil dapat berkembang. 

Saat ini, kata dia, merger tersebut masih dilakukan secara sukarela. Dalam hal ini Kemenristekdikti masih memberikan himbauan. Namun tak menutup kemungkinan pihaknya akan mengeluarkan kebijakan yang tegas.

"Tapi yang kecil-kecil kan mungkin saja berkembang. Merger ini kita minta secara sukarela, tapi suatu saat nanti kita paksa," ungkap Totok. 

Totok menyampaikan, bahwa merger ini bisa menjadi pilihan lantaran dirinya menilai bahwa perguruan tinggi yang mempunyai mahasiswa kurang dari seribu, akan mengalami kesulitan dalam hal pembiayaan di berbagai elemen. 

"Namanya universitas yang mahasiswanya kurang dari seribu orang itu pasti enggak sehat. Bagaimana untuk biayai dosennya, belum pejabatnya yang banyak. Untuk membiayainya kan mahal," tukasnya.(MRI/RGI)

TEKNO
Rekomendasi Custom Software Development Company di Indonesia

Rekomendasi Custom Software Development Company di Indonesia

Rabu, 19 Maret 2025 | 22:47

Cari perusahaan pengembang software kustom terbaik di Indonesia? Temukan rekomendasi terpercaya untuk solusi software yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

WISATA
Kerap Ramai saat Liburan, Pengunjung Pantai Tanjung Pasir Tangerang Keluhkan Fasilitas Minim

Kerap Ramai saat Liburan, Pengunjung Pantai Tanjung Pasir Tangerang Keluhkan Fasilitas Minim

Jumat, 4 April 2025 | 12:58

Pantai Tanjung Pasir, di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat setiap momen liburan termasuk saat Lebaran 2025.

TOKOH
HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

Jumat, 28 Februari 2025 | 15:11

Sejak resmi menjadi kota administratif pada 28 Februari 1993 setelah sebelumnya tergabung dalam Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang telah menginjak usia ke-32 pada Jumat, 28 Februari 2025.

SPORT
Indomilk Arena Tangerang Sudah Berstandar FIFA, Andra Soni Harap Seluruh Stadion di Banten Menyusul

Indomilk Arena Tangerang Sudah Berstandar FIFA, Andra Soni Harap Seluruh Stadion di Banten Menyusul

Selasa, 18 Maret 2025 | 22:48

Stadion Indomilk Arena Kabupaten Tangerang menjadi salah satu dari 17 stadion di Indonesia yang diesmikan Prabowo Subianto, Selasa 18 Maret 2025.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill