Connect With Us

Begini Kondisi Zidni Pasca Ditangani Dinsos Tangsel

Rachman Deniansyah | Kamis, 14 Maret 2019 | 17:00

Zidni Khoiri Alfatir, 10, bocah yang dipasung oleh orang tuanya selama tiga tahun, kondisinya terlihat membaik setelah dirawat ke Rumah Singgah Dinsos Tangsel. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kondisi Zidni Khoiri Alfatir, 10, anak yang sempat dipasung orang tuanya selama tiga tahun berangsur membaik.

Ditemui TangerangNews di Rumah Singgah Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Selatan, Jalan Masjid Al-Latif, Kademangan, Setu, Tangsel, Rabu (14/3/2019), kondisi Zidni tampak riang saat menyaksikan tayangan film kartun di telepon pintar sambil sesekali berlarian di ruangan yang diawasi perawat tersebut.

Setelah kemarin ditemukan dan dibawa kerumah singgah Dinsos Tangsel, Zidni mendapatkan perawatan sesuai yang diperlukan anak-anak pada umumnya dan terbebas dari pasungan. Wajahnya pun tampak lebih segar dengan rambut yang telah dirapihkan, serta memakai pakaian yang bersih.

"Kami bertindak atas nama kemanusiaan, itu memang tugasnya Dinsos. Alhamdulillah anak ini sekarang sudah membaik," jelas Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangsel Salbini di lokasi.

Hanya saja, kata Salbini, Zidni masih sedikit belum terbiasa melangkah dengan normal. Karena sudah sekian lama kaki dan tangannya tidak bebas digerakkan. 

"Kalau lari masih agak kaku. Makanya kita selalu awasi. Karena sudah sekian lama dipasung, jadi tidak bisa bergerak," jelasnya.

Sementara, salah satu pengurus Rumah Singgah Dinsos Tangsel Ade menceritakan pengalamannya mengurus Zidni. 

"Sebenarnya Zidni ini pintar, hanya saja karena tidak mendapat perawatan dari orang tuanya, dia tidak bisa bicara. Jadi kalau minta sesuatu hanya bisa teriak," terang Ade kepada TangerangNews. 

Untuk mengetahui kondisi kesehatannya, kata Ade, sudah ada pemeriksaan dari Puskesmas Setu. Zidni juga kemudian diperiksa ke RSU Tangsel.

"Tadi dari Puskesmas Setu telah memeriksa, baru diketahui Zidni mengalami demam, suhu badannya 38,4 derajat celcius. Sekarang telah dibawa ke RSU Tangsel," terangnya.(MRI/RGI)

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill