Connect With Us

Bantah Pernyataan Mahfud MD, Mahasiswa UIN Jakarta Gelar Aksi Damai

Rachman Deniansyah | Kamis, 21 Maret 2019 | 22:35

Mahasiswa dari Gerakan Alumni Muda UIN Jakarta mengelar aksi penolakan terhadap pernyataan Mahfud MD Soal pemilihan Rektor UIN dalam program ILC TV One di depan Gedung Rektorat UIN Jakarta, Ciputat, Tangsel, Kamis (21/3/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pernyataan Mahfud MD Soal pemilihan Rektor UIN dalam program ILC TV One bertajuk 'OTT Romy, Ketua Umum PPP: Pukulan bagi Kubu 01?' pada Selasa (19/3/2019) dibantah mahasiswa Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Mereka menggelar aksi damai di depan Gedung Rektorat UIN Jakarta, Jalan Ir. H. Djuanda, Cempaka Putih, Ciputat, Tangsel, Kamis (21/3/2019).

Mahasiswa yang menamakan diri Gerakan Alumni Muda UIN Jakarta itu menilai, ada prasangka buruk terhadap Rektor UIN Jakarta yang dituding mencampuri pesta demokrasi kampus. 

Mahasiswa dari Gerakan Alumni Muda UIN Jakarta mengelar aksi penolakan terhadap pernyataan Mahfud MD Soal pemilihan Rektor UIN dalam program ILC TV One di depan Gedung Rektorat UIN Jakarta, Ciputat, Tangsel, Kamis (21/3/2019).

Fahmi Dzakky, Ketua Gerakan Alumni Muda UIN Jakarta mengatakan bahwa UIN Jakarta hari ini tetap stabil. Fahmi berharap agar tidak ada pihak luar yang memanfaatkan hal ini sebagai momentum untuk menjatuhkan pihak-pihak tertentu. 

"Kami menolak pernyataan Mahfud MD tempo lalu di ILC ( _Indonesia Lawyer Club_ ) yang menyatakan telah terjadi pembungkaman demokrasi kampus. Karena demonstrasi yang disebut Mahfud sebatas ekspresi kekecewaan pihak kalah dalam pemilu kampus yang telah dilakukan secara demokratis," ujar Fahmi yang juga sebagai orator dalam aksi tersebut. 

Selain itu, dalam orasinya, Fahmi mempersilahkan KPK untuk datang ke UIN Jakarta sebagai bentuk menjalankan amanah negara. 

"Berharap agar KPK juga mengusut tuntas ketidakwajaran pada rektor-rektor UIN Jakarta periode sebelumnya," bebernya. 

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga mendesak pihak kepolisian untuk turun tangan menindak pihak-pihak yang menyebarkan fitnah dan hoaks terhadap institusi UIN Jakarta.

Sebagai Alumni Muda UIN Jakarta, Fahmi juga mengecam kepada sebagian mahasiswa yang bertindak tak terpuji dalam menyampaikan kritik karena dinilai akan mencederai ruang akademis di UIN Jakarta. 

"Saya juga mengecam kepada mahasiswa yang membawa unsur misoginis dan patriarkis yang justru sangat mencederai ruang akademis sebagai intelektual muda," tegasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

KOTA TANGERANG
Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:03

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan dugaan peredaran puluhan cartridge berisi zat obat bius keras berjenis etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill