Connect With Us

Pleno Rekapitulasi Suara di Tangsel dari Hotel sampai ke Kantor Tak Jua Selesai

Yudi Adiyatna | Kamis, 9 Mei 2019 | 11:41

Proses pemindahan kotak suara untuk rapat pleno rekapitulasi suara dari Hotel Marylin ke Kantor KPU Tangsel. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Rapat pleno rekapitulasi suara tingkat Kota Tangsel yang diselenggarakan oleh KPU setempat tidak juga selesai. Padahal, rekap telah dilakukan mulai dari  Hotel sampai di kantor KPU. 

Menghadapi persoalan seperti itu, KPU pusat pun kemudian mengeluarkan Surat Edaran yang memperbolehkan pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi diperpanjang hingga H-2,  batas akhir rapat pleno di tingkat provinsi pada tanggal 8 Mei kemarin. 

Namun, lagi-lagi batas waktu yang telah ditentukan tersebut pun tak bisa tercapai. Dua kecamatan yakni Kecamatan Pamulang dan Ciputat hingga saat ini belum dilakukan pembacaan hasil pleno rekapitulasi tingkat PPK.

Alhasil, KPU Tangsel pun kemudian memutuskan memindahkan pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi suara yang telah lebih dari empat hari dilaksanakan di Hotel Marylin ke Kantor KPU Tangsel di Kawasan BSD, Serpong pagi ini.

"Jika malam ini tak selesai sampai pukul 6 pagi, kita pindah ke kantor KPU," ujar Komisioner KPU Tangsel, Ade Wahyu Hidayat, Kamis (9/5/2019) dini hari. 

Salah seorang saksi yang mengikuti rapat pleno rekapitulasi suara di KPU Tangsel mengaku sudah lelah karena rapat pleno dijadwalkan selesai dalam waktu tiga hari,  kini molor hingga memasuki hari ke-5.

"Ini KPU tak jelas. Tidak konsisten ngomongnya  selesai hari ini. Ternyata mundur terus. Habis waktu , biaya dan tenaga kita mondar-mandir  terus," salah seorang saksi. 

Hingga berita ini dikabarkan, belum ada informasi terkait waktu rapat pleno rekapitulasi suara tingkat Kota di KPU Tangsel akan dilanjutkan kembali.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill