Connect With Us

PDIP Tangsel Desak Hitung Ulang, Gerindra Kerahkan Massa ke KPU

Yudi Adiyatna | Kamis, 9 Mei 2019 | 19:00

Puluhan massa tampak memadati kantor KPUD Tangsel, Kamis (9/5/2019). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Tangsel mengklaim telah menemukan sejumlah kejanggalan yang mengindikasikan adanya penggelembungan suara saat pleno rekapitulasi di tingkat Kecamatan Ciputat, sehingga merugikan partai berlambang banteng itu.

PDIP melalui Ketua Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPC Kota Tangsel Ahmad Yuslizar mengatakan, pihaknya mendesak KPU Tangsel untuk membuka kotak suara dan menghitung ulang pada rekapitulasi suara pada pleno tingkat kota. 

"Kami menuntut hitung ulang surat suara," jelas Yuslizar melalui keterangan resminya, Kamis (9/5/2019). 

Pihaknya, melalui Ketua Anak Cabang PDIP, sudah membuat surat pernyataan keberatan saksi atau catatan kejadian khusus rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kecamatan, khususnya di Dapil 1 Ciputat.

Yuslizar memaparkan, kotak yang diindikasikan bermasalah ada di beberapa TPS di tiga kelurahan berbeda di Kecamatan Ciputat. 

"Kotak yang diindikasikan terjadi kejanggalan penggelembungan suara ada pada TPS 106, 32, 52, 113 Jombang; TPS 13 Ciputat serta TPS 12, 13, 14 Cipayung," paparnya. 

Selain meminta penghitungan ulang kotak suara, puluhan kader PDIP pun terlihat memadati arena Kantor KPU Tangsel tempat berlangsungnya rapat pleno rekapitulasi. 

Seakan tak mau kalah, puluhan massa berbaju loreng coklat dari Partai Gerindra juga ikut memadati kantor KPUD Tangsel sejak pukul 14.00 WIB.

Sekretaris DPC Gerindra Kota Tangsel Yudi Budi Wibowo di depan Kantor KPU Tangsel menjelaskan, pihaknya ingin memastikan proses demokrasi di Kantor KPU Tangsel berjalan sesuai koridornya. Tidak terjadi perubahan hasil perolehan suara dari tingkat kelurahan sampai tingkat kecamatan.

"Semalam, dalam proses pleno di kecamatan itu ada selisih antara hasil pleno di kelurahan dengan DA1 di kecamatan. Makanya ada beberapa TPS dicek ulang. Dan benar ada beberapa suara Gerindra berkurang," jelas Yudi.

Hingga berita ini diturunkan, rapat pleno rekapitulasi suara di Kantor KPU Tangsel masih diskors. Puluhan aparat kepolisian dari Polres Tangsel telah bersiaga di Kantor KPU Tangsel tersebut.(RAZ/RGI)

KOTA TANGERANG
2 Mahasiswa Asal Tangerang Terciduk dalam Penggerebekan Markas Judol di Vila Cianjur

2 Mahasiswa Asal Tangerang Terciduk dalam Penggerebekan Markas Judol di Vila Cianjur

Jumat, 16 Oktober 2026 | 18:32

Satuan Reserse Kriminal Polres Cianjur, membongkar markas pengoperasian judi online (judol) terselubung yang berlokasi di sebuah vila di Desa Cibadak, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), Kamis 15 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Swiss-Belhotel Serpong Gandeng Datik Batik, Buka Peluang UMKM Kenalkan Karya ke Publik

Swiss-Belhotel Serpong Gandeng Datik Batik, Buka Peluang UMKM Kenalkan Karya ke Publik

Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:22

Swiss-Belhotel Serpong dan Swiss-Belcourt Serpong berkolaborasi dengan Datik Batik menggelar kegiatan peringatan Hari Batik Nasional pada Kamis, 15 Oktober 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill