Connect With Us

Ditinggal Mudik, Lapak Barang Bekas di Muncul Ludes Terbakar

Rachman Deniansyah | Jumat, 7 Juni 2019 | 23:54

Terjadi kebakaran di Kampung Baru Asih, RT 08/03, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Jumat (7/6/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Lapak atau toko barang bekas di Kampung Baru Asih, RT 08/03, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan ludes terbakar pada Jumat (7/6/2019).

Api menghanguskan lapak milik Mutda, 39, sekitar pukul 17.45 WIB.

Kebakaran itu terjadi saat sang pemilik lapak tengah mudik ke kampung halamannya. 

Terjadi kebakaran di Kampung Baru Asih, RT 08/03, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Jumat (7/6/2019).

Api pun dengan cepat meluluh lantahkan tumpukan barang bekas tersebut. Sumber api diduga berasal dari tumpukkan kardus yang berada tepat di samping lapak.

"Menurut keterangan saksi bahwa sumber dari kebakaran tersebut diduga berasal dari tumpukan kardus-kardus yang terbakar berada di samping toko tersebut," jelas Kapolsek Cisauk, AKP Fredy Yudha Satria, (7/6/2019).

Terjadi kebakaran di Kampung Baru Asih, RT 08/03, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Jumat (7/6/2019).

"Saksi melihat asap di sebelah samping toko rongsokan tersebut, langsung saksi mengecek tiba-tiba melihat kobaran api yang cukup besar berada di samping toko tersebut," tambah Fredy. 

Melihat hal itu, lanjutnya, saksi langsung berusaha melakukan penanganan pemadaman api dengan menggunakan alat yang seadanya.

"Akan tetapi api cepat membesar serta menjalar ke seluruh bagian toko tersebut, sehingga penanganan pemadaman api tak bisa dilakukan," jelasnya.

Kemudian, warga di sekitar pun langsung menghubungi pihak berwajib serta Pemadam Kebakaran (Damkar).

Terjadi kebakaran di Kampung Baru Asih, RT 08/03, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Jumat (7/6/2019).

Enam unit pemadam kebakaran Kota Tangsel dan 2 unit dari Puspitek diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan si jago merah.

"Pukul 18.15 WIB pemadam kebakaran Pemkot Kota Tangsel dan Puspiptek tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi pemadaman. Pukul 19.30 WIB api berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran," bebernya. 

Fredy juga menyebut tak ada korban jiwa dalam kejadian nahas tersebut.

"Pemadaman api berjalan dalam aman dan terkendali." tukasnya.(RMI/HRU)

TANGSEL
Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Senin, 28 September 2026 | 19:58

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari, 28-30 September 2026.

NASIONAL
Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Minggu, 27 September 2026 | 20:40

Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti dugaan kasus pelecehan seksual oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna yang dinilai terdapat relasi kuasa di dalamnya.

BANTEN
Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Selasa, 29 September 2026 | 08:37

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berlangsung sejak awal September 2026 mulai mereda. Namun, paparan abu vulkanik yang sebelumnya menyebar ke sejumlah wilayah tetap perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill