Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1440 H, warga yang mengurus dokumen kependudukan di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) terpantau masih sepi, Kamis (13/6/2019).
Padahal, akibat urbanisasi, diprediksi tak sedikit warga yang datang ke Tangsel untuk mengadu nasib (mencari pekerjaan).
Kepala Disdukcapil Tangsel Dedi Budiawan mengakui, jumlah pemohon data kependudukan pasca lebaran ini menurun.
"(Pasca lebaran ini) justru malah turun, (mencapai) 50 persen," jelas Kepala Disdukcapil Tangsel, Dedi Budiawan kepada TangerangNews, Kamis (13/6/2019).
Dedi berpendapat, menurunnya jumlah tersebut dikarenakan masih banyak warga yang berada di kampung halamannya.
Namun Budiawan memprediksi, akan terjadi pertambahan penduduk karena dampak urbanisasi. Ia mencontohkan hal itu terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
"Biasa kalau puasa banyak yang pindah keluar, (sedangkan) habis lebaran banyak yang pindah datang (ke Tangsel), (tapi) gak begitu banyak kok," tukasnya.
Penduduk yang datang ke Tangsel tersebut, kata dia, akan mengurus sejumlah dokumen kependudukan, diantaranya Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI).
"Dilanjut dengan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP)," tutupnya.(MRI/RGI)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,85 persen serta tingkat kemiskinan menjadi 8,25 persen sepanjang 2025.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau di lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang yang sudah berlangsung selama dua hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews