Connect With Us

Airin: P2TP2A Untuk Minimalisir KDRT

| Kamis, 17 Juni 2010 | 18:39

Airin Rachmi Diany (tangerangnews / icha)

TANGERANGNEWS-Untuk meminimalisir terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Provinsi Banten mengadakan Sosialisasi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di Gedung Graha Wisya Bhakti Puspitek Serpong, Kamis (16/06).
 
Dewan Penasehat P2TP2A Provinsi Banten Airin Rachmi Diany mengatakan, P2TP2A merupakan wahana pemberdayaan perempuan yang berfungsi untuk mengakomodasi dan memberikan pelayanan bagi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.
 
Disamping itu, lanjut airin, P2TP2A juga berupaya memberikan kontribusi terhadap pemberdayaan perempuan dan anak dalam rangka mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender.
 
”Perlu diketahui dan disosialisasikan pada khalayak bahwa P2TP2A merupakan wadah aspirasi masyarakat untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam rumah tangga,” ungkap Airin.
 
Airin menambahkan, keberadaan P2TP2A juga berfungsi sebagai lembaga mediasi  untuk rujukan berbagai masalah perempuan dan anak serta memfasilitasi mereka dalam meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan kemandirian.
 
”Keberadaan P2TP2A sangat penting dijadikan sebagai  mediasi untuk menyelesaikan kasus KDRT pada perempuan dan anak agar bisa menemukan solusi yang terbaik serta memfasilitasi mereka untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, menuju kemandirian,”  tuturnya .
 
Airin berharap, dengan adanya sosialisasi P2TP2A, berbagai kasus KDRT yang terjadi di masyarakat dan sudah menyentuh hukum bisa langsung diproses lebih lanjut melalui jalur hukum.
 
Oleh karena itu, saya harapkan sosialisasi P2TP2A ini bisa memberikan informasi yang lebih luas kepada masyarakat untuk meminimalisir KDRT pada perempuan dan anak-anak,” kata Airin.
 
Senada dengan Airin, Ketua  P2TP2A Provinsi Banten Adde Rosi Khoerunnisa mengungkapkan, perlunya sosialisasi ini adalah untuk mempermudah akses masyarakat dalam mendapatkan informasi tentang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak serta konsultasi masalah KDRT dan perdagangan orang (traficking). ”Sosialisasi ini sangat diperlukan agar masyarakat mengetahui P2TP2A sebagai lembaga yang melayani pengaduan secara terpadu dan komprehensif korban KDRT, ” ungkap Adde Rosi.(Adv/deddy)
 

WISATA
Kerap Ramai saat Liburan, Pengunjung Pantai Tanjung Pasir Tangerang Keluhkan Fasilitas Minim

Kerap Ramai saat Liburan, Pengunjung Pantai Tanjung Pasir Tangerang Keluhkan Fasilitas Minim

Jumat, 4 April 2025 | 12:58

Pantai Tanjung Pasir, di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat setiap momen liburan termasuk saat Lebaran 2025.

KAB. TANGERANG
Libur Lebaran, Personel Gabungan Cegah Gangguan Kemanan dan Kriminal di Obyek Wisata Tangerang

Libur Lebaran, Personel Gabungan Cegah Gangguan Kemanan dan Kriminal di Obyek Wisata Tangerang

Jumat, 4 April 2025 | 13:43

Kepolisian Resor (Polres) Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya fokus mengamankan objek wisata pada musim Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi. Fokus pengamanan digelar sejak hari ke-2 lebaran, Selasa 2 April 2025.

OPINI
Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Selasa, 18 Maret 2025 | 18:05

Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.

TOKOH
HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

Jumat, 28 Februari 2025 | 15:11

Sejak resmi menjadi kota administratif pada 28 Februari 1993 setelah sebelumnya tergabung dalam Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang telah menginjak usia ke-32 pada Jumat, 28 Februari 2025.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill