Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Fenomena demonstrasi yang melibatkan ribuan pelajar di Tanah Air, menarik perhatian publik. Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pun menanggapinya.
Saat dihubungi, Anggota Komisi II DPRD Tangsel Putri Ayu Anisya menyayangkan fenomena tersebut. Menurutnya, mereka harus lebih dibimbing lagi, karena demo bukan hanya soal ikut-ikutan saja.
"Bahwa penyampaian aspirasi juga harus memperjuangkan pokok-pokok substansi dari aksi demontrasi," ungkap Putri yang juga merupakan Ketua Fraksi PDI-P, Kamis (3/10/2019).
Terlebih, kata dia, dikhawatirkan jika pelajar terkena provokasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Jangan sampai kehadiran adik-adik siswa menengah justru malah membuat situasi keruh, karena terkena provokasi dari pihak yang tidak bertanggubg jawab," ujarnya.
Baca Juga :
"Mendikbud juga sudah menerbitkan surat edaran larangan siswa untuk ikut berdemo. Hal ini bertujuan agar aksi unjuk rasa tidak mengarah pada kekerasan dan kerusuhan yang membahayakan dirinya dan orang lain," imbuhnya.
Senada dengannya, Anggota Komisi II DPRD Tangsel lainnya, Ahmad Syawqi mengatakan seharusnya ada koordinasi dan komunikasi yang baik, agar tak terjadi fenomena tersebut.
"Kalau kita sih menilai ada komunikasi dan koordinasi yang buruk juga. Itu jadi salah satu penyebab sebenarnya," kata Syawqi melalui sambungan telepon.
Menurutnya, komunikasi yang baik itu harus dilakukan oleh seluruh elemen. Mulai dari Pemkot, pihak sekolah, ataupun kampus.
"Ya dari pihak sekolah, dari kampus gitu loh. Kalau bicara pemuda ada Dispora, kalau sekolah ada Dikbud, gitu sih," pungkasnya.(RAZ/HRU)
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews